Longsor di Nagari Pianggu Kabupaten Solok, Sumatera Barat sempat memutus jalan Lintas Sumatera

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara,longsor

Longsor di Nagari Pianggu Kabupaten Solok, Sumatera Barat sempat memutus jalan Lintas Sumatera

Kendaraan mulai melewati jalan lintas Sumatera di Nagari Pianggu, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Selasa pagi setelah sebagian material dibersihkan. (ist)

Arosuka (ANTARA) - Longsor yang terjadi di Jorong Pamo, Nagari Pianggu, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat sempat memutus jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dari subuh hingga pukul 08.00 WIB.

"Longsor terjadi pada dini hari sekitar pukul 04.30 WIB dan memutus total akses masyarakat sehingga tidak bisa melewati jalan lintas Sumatera tersebut," kata Kepala BPBD Kabupaten Solok, Armen di Koto Baru, Selasa sore.

Baca juga: Jalan longsor di Harau Limapuluh Kota telah dapat dilalui kembali

Ia menjelaskan pada pukul 06.00 WIB, pihaknya berkoordinasi dengan dinas PU untuk mengirim alat berat dan membersihkan material jalan.

Sekitar pukul 06.30 WIB, alat berat milik dinas Pekerjaan Umum datang dan membersihkan material yang menutupi jalan.

Baru pada pukul 07.30 WIB jalan baru bisa dilalui dengan sistem buka tutup. Sebab, sebagian badan jalan dipakai membersihkan material tanah, pohon yang tumbang, dan kayu yang menutupi jalan.

Menurutnya, kini jalan sudah bisa dilalui seperti biasanya. Tapi pihaknya mengimbau masyarakat yang melewati jalan tersebut untuk berhati-hati mengingat cuaca musim penghujan yang bisa menyebabkan longsor sewaktu-waktu.

"Mengingat sekarang cuaca tidak menentu dan sering hujan. Kami berharap masyarakat di sekitar daerah rawan bencana untuk berhati-hati dan mengantisipasi hal-hal terburuk sehingga mengurangi resiko bencana," sebutnya.

Baca juga: Masyarakat harap perbaikan turap longsor di Kuansing

Baca juga: Evakuasi sepuluh titik longsor Sijunjung, Sumatera Barat dilanjutkan Rabu


Pewarta : Tri Asmaini

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar