Cegah Longsor, Satgas TMMD ajak masyarakat tanam durian

id TMMD Kampar, Riau, Kampar,TNI,berita riau antara,berita riau terbaru

Cegah Longsor, Satgas TMMD ajak masyarakat tanam durian

Satgas TMMD ke-105 di Kabupaten Kampar, Riau membudidayakan tanaman keras seperti durian, mahoni dan ketapang. Penanaman dilakukan bersama-sama masyarakat disela-sela pembangunan jalan desa sepanjang 8 kilometer. (Penrem 031/WB)

Pekanbaru (ANTARA) - Satuan tugas TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-105 yang diselenggarakan di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, mengajak masyarakat setempat untuk membudidayakan tanaman durian, mahoni hingga ketapang guna mencegah terjadinya longsor.

Kegiatan penanaman tersebut dilakukan prajurit TNI yang melaksanakan tugas TMMD di Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar, Riau, Rabu.

"Penanaman pohon ini bertujuan membuat suasana asri di Desa serta mencegah terjadinya longsor," kata Komandan regu Satgas TMMD Desa Balung Letda Arh Bobi Adriyas.

Bobi mengatakan penanaman pohon tersebut dilakukan disela-sela pembangunan jalan sepanjang delapan kilometer di desa Balung.

Selain fokus pada pembangunan fisik, dia mengatakan prajurit TNI juga mengisi kegiatan TMMD yang berlangsung selama sebulan mendatang dengan kegiatan non fisik, seperti penanaman pohon kayu keras diatas.

Penanaman pohon itu sendiri dilakukan dengan melibatkan masyarakat di sepanjang jalan dan pemukiman warga di dusun tiga desa Balung Kecamatan XIII Koto Kampar.

Bobi mengatakan kegiatan menanam pohon ini akar terus dilakukan oleh anggota satgas TMMD ke 105 Kodim 0313/kpr di berbagai lokasi.

Kegiatan TMMD di Kampar mulai berlangsung medio Juli 2019 hingga sebulan mendatang. Beragam kegiatan dilakukan oleh ratusan prajurit TNI di berbagai wilayah terpencil di Kampar. Mulai dari pembangunan fisik hingga pengembangan non fisik, termasuk diantaranya melakukan pencegahan Karhutla.

Baca juga: Kala semangat dua bocah perempuan menginspirasi prajurit TNI

Baca juga: TNI siapkan enam posko wilayah rawan Karhutla di Kampar


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar