Dukung pariwisata Inhil, Disparporabud gelar pelatihan manajemen "Homestay"

id Sekda inhil, said syarifuddin,disporabudpar, junaidi, pelatihan pengelolaan homestay,pariwisata inhil,pariwisata riau,berita riau antara,berita riau t

Pelatihan pengelolaan homestay yang digelar Disparporabud Inhil di salah satu hotel di Tembilahan, Rabu. (Antaranews/Adriah)

Tembilahan (ANTARA) - DinasPariwisata, Kepemudaan Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Indragiri Hilir, melaksanakan pelatihan SDM bidang pariwisata tentang manajemen homestay desa wisata sebagai upaya peningkatan kepariwisataan di Kabupaten Inhil.

Sekretaris Daerah Inhil, Said Syarifudin, mengatakan pemerintah menyambut baik kegiatan pelatihan pengelola homestay desa wisata sebagai sebuah wadah untuk melatih masyarakat dalam mengembangkan sistem manajemen pengelolaan usaha homestay demi mendukung kemajuan kepariwisataan Inhil.

“Dalam meangelola wisata ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan seluruh komponen seperti pengusaha, masyarakat yang bersinergi dalam memajukan pariwisata yang ada di Inhil ini," tutur Said Syarifuddin saat membuka pelatihan pengelolaan homestay di Tembilahan, Rabu.

Menurutnya, program pelatihan ini dilaksanakan dengan maksud agar mampu dalam sikap melayani dan bersama-sama dalam menjaga citra destinasi wisata dengan baik. Selain itu diharapkan juga mampu menyelesaikan pekerjaan dengan kompetensi minimal sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Said berharap dengan diadakannya pelatihan manajemen homestay ini dapat mendukung pencapaian pariwisata Inhil.

"Ikuti Serap Ilmu dalam pelatihan ini, dengan service yang baik bagi wisatawan akan sangat berkesan dan akan datang lagi ke tempat kita," ucapnya.

Disamping itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan Olahraga dan Kebudayaan Inhil, Junaidi Ismail menyampaikan bahwa kemajuan Pariwisata saat ini sangat penting dalam upaya pembangunan perekonomian dikalangan masyarakat.

"Kemajuan pariwisata sangat penting bagi suatu daerah demi untuk peningkatan ekonomi di masyarakat lokal, ada perlu daya saing pada suatu daerah,"ujarnya.

Menurutnya, peningkatan pembentukan homestay dan pelaku pariwisata sebagai kapasitas peningkatan pariwisata, dapat menjadi agen perubahan.

"Salah satu sisi yang bisa diolah masyarakat adalah kebutuhan yang melekat di dunia pariwisata, seperti tempat persinggahan ada tempat penginapan,"ungkapnya.

Kepala Bidang Pariwisata Disparporabud Inhil, Erni Yusnita menuturkan bahwa kegiatan pelatihan tersebut diikuti 42 orang peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) seperti Pantai Solop dan Air Terjun 86 serta utusan dari unsur yang berkaitan dengan dunia kepariwisataan.

"Kegiatan ini diikuti sebanyak 42 orang dari berbagai unsur yang berkaitan dengan dunia kepariwisataan utusan-utusan dari daerah yang memiliki potensi wisata di Inhil,"tambahnya.

Baca juga: Menikmati Pesona objek wisata Desa Tanjung Belit, penyangga SM Rimbang Baling

Baca juga: Tiba di Bali, rombongan Pemkab Siak studi tiru inovasi Tabanan dan Badung


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar