Harga Sayur Naik, Nilai Tukar Petani Holtikultura Riau Alami Kenaikan

id harga sayur, naik nilai, tukar petani, holtikultura riau, alami kenaikan

Harga Sayur Naik, Nilai Tukar Petani Holtikultura Riau Alami Kenaikan

Pekanbaru,(Antarariau.com) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat bahwa nilai tukar petani Riau sub sektor hortikultura pada Februari 2016, mengalami kenaikan sebesar 0,88 persen dibanding Januari 2016.

"Kenaikan ini disebabkan indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan sebesar 1,25 persen, relatif lebih besar dibandingkan kenaikan indeks harga yang harus dibayar petani sebesar 0,37 persen," kata Kepala BPS Provinsi Riau, Mawardi Arsad, dalam keterangannya di Pekanbaru.

Menurut dia, kenaikan indeks harga yang diterima petani disebabkan naiknya indeks harga kelompok sayur-sayuran

dan buah-buahan masing-masing sebesar 2,00 persen dan 0,50 persen khususnya cabai rawit, cabai merah, ketimun, rambutan.

Ia mengatakan, naiknya indeks harga yang dibayar petani disebabkan oleh naiknya indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,44 persen khususnya beras, kentang, ikan asin teri dan lainnya.

"Namun indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) justru mengalami penurunan sebesar 0,02 persen khususnya insektisida, urea, solar, bibit cabai dan lainnya,"katanya.

Ia menjelaskan, selama Februari 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau sebesar 96,82 atau naik sebesar 1,21 persen dibanding NTP Januari 2016 sebesar 95,65.

Kenaikan NTP ini, katanya lagi, disebabkan oleh kenaikan indeks harga yang diterima petani sebesar 1,54 persen, relatif lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,32 persen.