Harga Sayur Di Pekanbaru Melonjak

id harga sayur, di pekanbaru melonjak

Harga Sayur Di Pekanbaru Melonjak

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Harga sejumlah sayuran di Kota Pekanbaru, Riau, mengalami lonjakan hingga dua kali lipat dari harga normal.

Berdasarkan pantuan ANTARA di sejumlah pasar tradisional, harga bayam naik menjadi Rp2.500 per ikat dari sebelumnya Rp1.250 per ikat.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas kacang panjang, dari harga normal Rp3.000 per ikat menjadi Rp5.000 per ikat.

Selain itu, harga tomat juga melonjak menjadi Rp12.000 per kilogram dari sebelumnya Rp6.000 per kilogram.

"Harga-harga sayuran selama tiga hari terakhir ini naiknya sampai 100 persen," kata seorang ibu rumah tangga, Ambar (50).

Ia mengatakan, kenaikan tersebut membuat dirinya terpaksa menghitung ulang pengeluaran belanja rumah tangganya.

"Rencana mau masak sayur bayam terpaksa ditunda dulu deh," ujarnya.

Keluhan serupa juga diutarakan seorang pedagang nasi rames, Minem (40), bahwa harga sejumlah komoditas mulai mengkhawatirkan pedagang kecil. Sebabnya, ongkos modal usaha dipastikan membengkak namun dirinya tak bisa langsung menaikan harga jual ke pelanggannya.

"Saya sampai bingung mau belanja apa kalau harga naik begini," ujarnya.

Menurut dia, harga sayuran memang cenderung fluktuatif, namun kenaikan sampai 100 persen ini dinilai sangat tidak wajar dan memberatkan pedagang kecil.

Belum lagi, ia selama seminggu terakhir harga ayam juga naik dari biasanya Rp19.000 per kilogram kini berkisar Rp24.000-Rp26.000 per kilogram.

"Kalau saya naikan harga nasi rames, nanti bisa ditinggal pelanggan," keluhnya.

Seorang pedagang sayur di Pasar Durian, Ujang (45), mengatakan kenaikan harga sayur kemungkinan besar dipengaruhi faktor cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu terakhir. Komoditas sayuran di Pekanbaru banyak didatangkan dari Sumatera Barat beberapa dari Sumatera Utara.

"Semoga saja harga bisa cepat normal lagi karena saya merasakan penjualan mulai lesu," ujarnya.