Empat Kandidat Bupati Rohil Saling Adu Visi Misi

id empat kandidat, bupati rohil, saling adu, visi misi

Empat Kandidat Bupati Rohil Saling Adu Visi Misi

Bagansiapiapi, Rohil (Antarariau.com) - Empat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rohil saling adu visi dan misi pada acara Debat Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Rokan Hilir, Riau di Gelanggang Olahraga (GOR) Batu Enam, Bagansiapiapi Sabtu sore.

Adapun empat paslon Bupati dan Wakil Bupati itu yakni pasangan nomor urut 1 Wan Syamsir Yus - Helmi Jasid (Sah), nomor urut 2 Suyatno - Jamiludin (Sudin), nomor urut 3 Syafrudin - M.Ridwan (Syafari), dan nomor urut 4 Herman Sani - Taem Pratama (Mantap).

Untuk moderator dalam Debat Publik ini dipandu oleh Muhammad Yuhamzi Tyas Tinof yang merupakan dosen dari Universitas Riau.

Saat debat dimulai, massa pendukung berteriak yel-yel ketika masing-masing Paslon Bupati dan Wakil Bupati Rohil membacakan visi dan misi mereka.

Dalam pembacaan visi dan misi itu, moderator memberikan kesempatan pertama kepada pasangan nomor urut 1 Wan Syamsir Yus dan Helmi. Pasangan dengan jargonnya Sah ini menyampaikan program andalannya untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), karena menurutnya banyak potensi Rohil yang harus digali seperti minyak dan air bersih.

"Potensi di Rohil sangat bagus sekali, apalagi minyak disini cukup besar bahkan terkaya di Indonesia. Tapi kalau tidak kita manfaatkan dengan baik, maka APBD yang ada terbuang sia-sia. Begitu juga dengan air bersih, dimana pengalaman saya sejak menjabat sebagai Walikota Dumai yang saat itu anggarannya Rp200 miliar untuk membangun sumber air bersih, sementara untuk di Rohil cukup biaya sebesar Rp300 miliar," kata Wan Syamsir Yus.

Berbeda dengan pasangan nomor urut 2 Suyatno dan Jamiludin, menyampaikan program unggulan mereka tentang pembenahan infrastruktur jalan khususnya pembangunan jalan lintas pesisir.

Paslon dengan jargonnya Sudin ini menilai kantong-kantong kemiskinan di Rohil kebanyakan berada di daerah pesisir seperti di Kecamatan Sinaboi, Kubu, Pasir Limau Kapas, Pekaitan, dan Kubu Babussalam.

"Sekarang jalan lintas pesisir sudah mulai dikerjakan. Nah, dengan ditingkatkannya pembangunan jalan tersebut, maka tidak tertutup kemungkinan masyarakat akan mudah membawa Sumber Daya Alam (SDA) seperti hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan lain sebagainya," kata Calon Bupati Rohil Suyatno.

Mengingat Rohil memiliki potensi yang luar biasa, paslon nomor urut 2 ini juga akan membuat kawasan industri dengan tujuan untuk membuka lapangan pekerjaan.

"Kita akan kelola kawasan industri dengan baik sehingga tingkat pengangguran di Rohil secara bertahap bisa berkurang," sebut calon incumbent itu.

Sementara itu, pasangan nomor urut 3 Syafrudin dan Ridwan membeberkan persoalan semrawutnya jumlah tenaga honorer yang tidak sesuai dengan penempatan kerja, termasuk gaji yang mereka terima tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Bukan hanya itu, selama ini rekanan kontraktor kebanyakan dikuasai oleh orang luar Rohil, sementara kontraktor lokal hanya sebagai penonton.

"Kami berkomitmen jika terpilih nanti diutamakan perbanyak kontraktor lokal, dan kami juga berjanji lelang proyek sudah selesai bulan Maret," ujar Pria yang akrab disapa Iput itu.

Ia juga menyinggung soal tata kelola pemerintah dan penempatan pejabat yang tidak sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi).

"Rohil ada 18 kecamatan, setiap kecamatan nanti kita rekrut satu orang untuk memegang jabatan strategis," kata Calon Bupati Rohil yang berkoalisi dengan Partai Gerindra dan Demokrat itu.

Sedangkan visi misi pasangan nomor urut 4 Herman Sani dan Taem Pratama menyebutkan, bahwa kemiskinan di Rohil sebagian besar dialami oleh para petani, nelayan dan guru.

Apalagi pemuda Rohil saat ini sudah banyak mengalami degradasi moral akibat pengaruh narkoba disetiap pelosok desa. Semua itu disebabkan karena terbatasnya lapangan pekerjaan. Untuk itu, semua pihak harus bertanggung jawab membina pemuda baik dari pemerintah daerah dengan membuka Balai Latihan Kerja (BLK) maupun pihak swasta.

"Kita siap memajukan Rohil yang lebih baik dari saat ini dengan memanfaatkan APBD setiap tahunnya untuk kesejahteraan masyarakat. Namun yang lebih urgensi adalah pendidikan, karena kualitas SDM kita saat ini masih terkesan kurang memuaskan dan kami berupaya akan meningkatkan sehingga anak-anak kita bisa maju dan berdaya saing," ungkap Herman Sani.

Debat Publik Pilkada Rohil dalam rangka penyampaian visi dan misi masing-masing Paslon ini berjalan aman dan tertib dan berakhir sekitar pukul 18.00 Wib.

(adv)

Oleh Dedi Dahmudi