SKK Migas-Chevron Sosialisasikan Kurikulum 2013

id skk, migas-chevron sosialisasikan, kurikulum 2013

 SKK Migas-Chevron Sosialisasikan Kurikulum 2013

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama PT Chevron Pacific Indonesia (Chevron) dan Dinas Pendidikan Kota Dumai, Riau, menyelenggarakan sosialisasi Kurikulum 2013 kepada 500 guru SD, SMP, dan SMA se-Kota Dumai.

"Program yang akan dilaksanakan selama tiga hari yaitu 24-26 Maret 2014 ini diikuti oleh 200 guru SD, 150 guru SMP, dan 150 guru SMA," kata Wakil Wali Kota Dumai, Agus Widayat dalam kata sambutannya, Senin (24/3).

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang mengutamakan pemahaman, keahlian, dan pendidikan berkarakter. Siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun disiplin yang tinggi.

Agus Widayat menyampaikan, program ini menunjukkan komitmen dan kepedulian CPI terhadap masyarakat di sekitarnya, terutama di bidang pendidikan. "Semoga kegiatan ini dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya," katanya.

General Manager CPI Dumai Operation, Hasyim M Nur mengatakan, SKKMigas-Chevron menyadari bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan suatu bangsa, oleh karena itu Chevron menjadikan pendidikan sebagai salah satu pilar dalam kegiatan pengembangan masyarakat.

"Sosialisasi Kurikulum 2013 ini merupakan salah satu upaya SKKMigas-Chevron dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kota Dumai. Para peserta diharapkan menjadi lebih siap untuk mengimplementasikan Kurikulum 2013, sesuai dengan amanat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI," lanjutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, Syaari MP menjelaskan bahwa Kurikulum 2013 merupakan kurikulum pengganti dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang diterapkan sejak 2006 lalu.

Di Kota Dumai, lanjut dia, terdapat 14 sekolah yang terpilih menjadi pilot project implementasi Kurikulum 2013.

"Semoga dengan kurikulum yang baru ini, kita dapat memberikan pendidikan yang lebih baik lagi untuk generasi muda penerus bangsa," kata Syaari.

Manager Komunikasi Chevron, Tiva Permata mengatakan, pendidikan merupakan salah satu fokus program investasi sosial SKKMigas-Chevron.

"Tonggak sejarah program pengembangan masyarakat Chevron adalah pendirian SMAN 1 Pekanbaru yang diserahterimakan tahun 1957," kata dia.

Pada tahun 2001, Chevron telah mendirikan Politeknik Caltex Riau yang merupakan politeknik pertama di Riau, katanya lagi.

Selain mendukung infrastruktur pendidikan, ujar Tiva, sejak tahun 2001 Chevron juga membantu siswa SMA berprestasi di seluruh Riau untuk meneruskan pendidikan mereka ke Universitas dalam program Darmasiswa Chevron Riau (DCR).

Sampai saat ini, lanjut kata dia, 500 putra putri terbaik di Riau telah menyelesaikan studi S1 dan memiliki karir di berbagai instansi terkemuka baik di pemerintah, swasta, perusahaan nasional maupun internasional.

"Pada 27-30 April 2014 mendatang, 100 putra putri terbaik Riau termasuk 10 siswa SMA dari Kota Dumai yang berhasil lolos seleksi DCR tingkat kabupaten/kota, akan mengikuti seleksi final penentuan peringkat dan inaugurasi di Rumbai Pekanbaru," katanya.

Beberapa waktu lalu Chevron telah memberikan bantuan 1 set alat peraga biologi kepada 68 sekolah dasar (SD) di Kota Dumai dan memberikan kesempatan magang selama 6 bulan bagi mahasiswa Universitas di Dumai melalui Program Cooperative Student (COOP).