TF bersama BPMP Riau sosialisasikan Rapor Pendidikan di Kampar

id Tanoto foundation

TF bersama BPMP Riau sosialisasikan Rapor Pendidikan di Kampar

Suasana sosialisasi Rapor Pendidikan di Kampar. (ANTARA/dok)

Pekanbaru (ANTARA) - Pj Bupati Kampar yang diwakili Assisten III Bidang Administrasi umum Ir. Azwanmembuka Sosialisasi Rapor Pendidikan 2.0 dan perencanaan berbasis data yang ditaja oleh Tanoto Foundation bersama Balai Penjamin Mutu Pendidikan BPMP Provinsi Riau di Aula rapat bersama Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Jumat (31/8).

Hadir pada sosialisasi ini di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga yang diwakili Kabid GTK Admiral, Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Arsip Dispersip Kampar, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bappeda Kampar, perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset BPKAD dan Kemenag Kab. Kampar. Turut hadir selaku Narasumber pada sosialisasi ini dari Kepala BPMP Riau Wisma Endrimon.

Azwanmengatakan untuk Organisasi Perangkat Daerah OPD harus bersama-sama bekerja untuk peningkatan mutu pendidikan di Kampar.

“Untuk Standar Pelayanan Minimal SPM Pendidikan wajib kita anggarkan, kita ingin rekomendasi dari Rapor Pendidikan ini bisa kita lakukan. Kebijakan-kebijakan yang mendorong peningkatan mutu pendidikan, seperti guru penggerak, P3K kurang lebih 5000 guru dan tenaga kesehatan harus merata sesuai pemetaan kebutuhannya. Kami membutuhkan batuan dari Tanoto Foundation dan BPMP Riau bisa membantu untuk memperbaiki nilai-nilai yang masih rendah dari rapor pendidikan Kampar," njelasnya.

Kepala BPMP Provinsi Riau Wisma Endrimon mengatakan Sosialisasi ini bertujuan agar tercapainya target perencanaan berbasis data, peningkatan hasil belajar siswa dan rapor pendidikan menjadi gambaran pencapaian mutu pendidikan yang terdiri atas 15 indikator, antara lain angka partisipasi sekolah, literasi, numerasi, dan pendidikan anak usia dini yang terakreditasi.

“Untuk Kampar terdapat 7 indikator capaian SPM Pendidikan dengan kategori Baik dan Tinggi

Indikator diantaranya Iklim keamanan sekolah SD dan SMP serta Iklim kebhinekaan,”tuturnya.

Namun ada indikator yang sedang dan rendah diantaranya kemampuan literasi dan numerasi SD/SMP sedang, Angka Partisipasi Sekolah APS 5-6 tahun masih rendah dan APS 7-18 Kesetaraan masih masih rendah.

Dendi Satria Buana Provincial Coordinator Riau Tanoto Foundation, mengatakan Tanoto Foundation sebagai mitra pembangunan memfasilitasi sosialisasi rapor pendidikan, mendukung kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar. Dalam hal ini, khususnya perencanaan dan rapor pendidikan daerah dan satuan pendidikan.

"Sebagai mitra pembangunan kami membangun diskusi antara Pemerintah Daerah dan BPMP Riau tentang capaian rapor pendidikan di Kampar. Pemerintah Daerah perlu diberi pemahaman tentang rapor pendidikan 2.0, seperti apa rapor pendidikan 2.0 di Kampar yang sudah di launching bulan Juli,” jelas Dendi

Dendi menambahkan, harapan kita dengan sosialisasi ada rekomendasi prioritas yang tentu perlu ditindaklanjuti oleh Dinas Dikpora Kampar dan didukung oleh Legislatif dan Bupati bisa mengidentifikasi tantangan pendidikan dan menjadi bahan untuk refleksi sehingga bisa menyusun rencana perbaikan pendidikan secara lebih tepat dan berbasis data.