Pebulu tangkis Indonesia Fajar/Rian pimpin ganda putra dalam nominal hadiah terbanyak pada 2022

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,bulu tangkis

Pebulu tangkis Indonesia Fajar/Rian pimpin ganda putra dalam nominal hadiah terbanyak pada 2022

Arsip foto - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto memukul kok ke arah ganda putra Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi di babak perempat final turnamen bulutangkis Malaysia Open 2022, Jumat (1/7/2022) di Kuala Lumpur Malaysia. (ANTARA/HO-PBSI/pri.)

Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto memimpin daftar ganda putra dengan hadiah terbanyak sepanjang kompetisi musim 2022.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Kamis, merilis daftar 25 pebulu tangkis dengan jumlah penghasilan terbanyak dari hadiah turnamen. Angka tersebut diambil sejak awal musim hingga per 18 Juli 2022.

Fajar/Rian sejauh ini telah mengantongi hadiah sebesar 65.630 dolar AS (sekitar Rp987 juta).

Sepanjang musim 2022, Fajar/Rian tercatat mengikuti 12 turnamen yang masuk dalam kalender BWF, termasuk Thomas Cup dan Kejuaraan Asia.

Dari jumlah tersebut pasangan peringkat kelima dunia itu tiga kali menjadi juara. Masing-masing di Super 300 Swiss Open (22-27 Maret), Super 500 Daihatsu Indonesia Masters (7-12 Juni), dan Super 500 Perodua Malaysia Masters (5-10 Juli).

Selain itu, mereka juga menjadi runner-up di Super 500 Korea Open (5-10 April), Super 500 Thailand Open (17-22 Mei), Super 750 Petronas Malaysia Open (28 Juni-3 Juli), dan terakhir Super 500 Singapura Open (12-17 Juli).

Pencapaian tersebut membuat pundi-pundi hadiah Fajar/Rian bertambah hingga tercatat sebagai ganda putra dengan penghasilan tertinggi pada tahun 2022.

Sementara itu ganda putra Indonesia lainnya, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri berada di urutan kedua dengan 43.894 dolar AS (sekitar Rp660 juta).

Adapun bila diambil secara keseluruhan dari daftar 25 pebulu tangkis dengan hadiah terbanyak, Fajar/Rian berada di posisi 11. Sementara Bagas/Fikri di urutan 23.

Indonesia juga memiliki satu nama lainnya yang masuk dalam daftar tersebut yakni, tunggal putra Jonatan Christie dengan mengantongi 46.360 dolar AS (sekitar Rp697 juta).

Sementara urutan teratas adalah tunggal putra asal Denmark Vixtor Axelsen dengan 232.750 dolar AS (sekitar Rp3,5 miliar).

Berikut daftar 25 pebulu tangkis dengan jumlah hadiah tertinggi sepanjang musim 2022:

1. Viktor Axelsen (tunggal putra/Denmark) - 232.750 dolar AS

2. Tai Tzu Ying (tunggal putri/Taiwan) - 140.300

3. Huang Ya Qiong (ganda campuran/China) - 127.180

4. Chen Yu Fei (tunggal putri/China) - 123.050

5. Zheng Si Wei (ganda campuran/China) - 119.687

6. Nami Matsuyama/Chiharu Shida (ganda putri/Jepang) 103.894

7. An Se Young (tunggal putri/Korea Selatan) - 103.105

8. Akane Yamaguchi (tunggal putri/Jepang) - 82.225

9, Lakshya Sen (tunggal putra/India) - 75.460

10. Ratchanok Intanon (tunggal putri/Thailand) - 75.150

11. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra/Indonesia) - 65.630

12. Lee Zii Jia (tunggal putra/Malaysia) - 64.595

13. Yuta Watanabe/Arisa Higashino (ganda campuran) - 62.162

14. Wang Zhi Yi (tunggal putri) - 57.640

15. He Bing Jiao (tunggal putri/China) - 57.355

16. Liu Yu Chen (ganda putra/China) - 55.649

17. Ou Xuan Yi (ganda putra dan campuran/China) - 54.024

18. Pusarla V Sindhu (tunggal putri/India) - 53.852

19. Busanan Ongbamrungphan (tunggal putri/Thailand) - 49.785

20. Yugo Kobayashi/Takuro Hoki (ganda putra/Jepang) - 48.027

21. Zhao Jun Peng (tunggal putra/China) - 46.975

22. Jonatan Christie (tunggal putra/Indonesia) - 46.360

23. Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri (ganda putra/Indonesia) - 43.894

24. Jia Yi Fan/Chen Qing Chen (ganda putri/China) - 43.214

25. Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (ganda campuran/China) - 43.202

Baca juga: Pasangan ganda Apri/Fadia dan Leo/Daniel mundur dari Taipei Open untuk pemulihan

Baca juga: Pasangan ganda putra cetak sejarah lewat All Indonesian Semifinal di Singapura

Baca juga: Pasangan ganda putra cetak sejarah lewat All Indonesian Semifinal di Singapura