Capaian vaksinasi booster baru 19,4 persen, ini upaya Dinkes Siak

id Vaksin, booster, Siak,vaksin siak

Capaian vaksinasi booster baru 19,4 persen, ini upaya Dinkes Siak

Arsip foto. Seorang petugas vaksinator menyiapkan vaksin CoronaVac di jarum suntik saat vaksinasi COVID-19 dosis kedua untuk sumber daya manusia kesehatan di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru. (ANTARA/FB Anggoro)

Siak (ANTARA) - Jumlah penduduk Kabupaten Siak yang telah menerima vaksin ketiga atau booster (penguat) sudah 19,14 persen dan diusahakan akan terus meningkat dengan dinas kesehatan setempat menyiapkan petugas di setiap posko pengamanan mudik lebaran.

"Petugas kita bersama Dinas Perhubungan, Polri dan TNI akan disiapkan di posko-posko pengamanan ini. Bagi pemudik yang belum vaksin penguat bisa langsung di tempat. Setelah vaksin baru lanjut untuk mudik," kata Sekretaris Dinkes Siak Budi Yuwono, Rabu.

Budi mengatakan, terdapat tujuh posko pengamanan mudik di Siak. Ketujuhnya di Kawasan Tertib Lalu Lintas Siak atau di bawah Jembatan Siak, Exit tol Minas, Kilometer 75 Kandis, Istana Siak, Pelabuhan Mengkapan, Pos Sabak Auh dan di sekretariat.

Namun, kata Budi, tidak semua orang yang bisa divaksin, ada ketentuan tertentu untuk petugasnya memberikan vaksin. Seperti penderita komorbid penyakit kanker, hipertensi di atas 180 dan paru-paru yang sedang dalam pengobatan di bawah dua pekan.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan, saat ini ketersediaan vaksin di gudang ada tiga jenis. Pertama untuk vaksin berjenis Sinovac sebanyak 209 vial, Pfizer 5.452 vial dan Johnson &Johnson 624 vial.

Sementara itu, untuk capaian target vaksin pertama di Kabupaten Siak sudah 91,01 persen. Lalu untuk vaksin kedua susah 72,06 persen dan penguat tadi yang baru sekitar 19,4 persen.

Pemerintah Kabupaten Siak menjelang lebaran tetap mengimbau masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan COVID-19. Namun untuk pelaksanaan Sholat Idul Fitri bisa dilakukan di lapangan terbuka meskipun untuk pawai takbir keliling ditiadakan.

Wakil Bupati Siak, Husni Merza mengatakan untuk persiapan Sholat Idul Fitri disesuaikan pelaksanaannya dengan rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia setempat. Untuk ibukota kabupaten ini akan dipusatkan di Lapangan Siak Bermadah dengan sejumlah pengkondisian lokasi untuk kenyamanan jamaah.