Presiden Brazil Bolsonaro dipanggil pengadilan untuk diperiksa soal kebocoran dokumen

id Berita hari ini, berita riau antara, Brazil,berita riau terbaru

Presiden Brazil Bolsonaro dipanggil pengadilan untuk diperiksa soal kebocoran dokumen

Arsip foto - Reaksi Presiden Brasil Jair Bolsonaro saat upacara di Istana Planalto di Brasilia, Brasil, 5 Agustus 2021 (ANTARA/REUTERS/Adriano Machado/pri)

Brasilia (ANTARA) - Hakim Mahkamah Agung pada Kamis ((27/1) memanggil Presiden Brazil Jair Bolsonaro dan memerintahkan kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap sang presiden menyangkut kebocoran dokumen.

Bolsonaro selama ini menolak untuk bersaksi dalam penyelidikan kasus tersebut.

Hakim Alexandre de Mores memberi waktu 60 hari bagi Bolsonaro untuk memberikan kesaksian, yang masanya sudah lewat.

Baca juga: Waduh, 'Demam emas' di Brazil, ratusan rakit keruk anak sungai Amazon

Hakim juga memutuskan bahwa presiden yang beraliran politik kanan-jauh itu harus muncul di markas besar kepolisian di Brasilia pada Jumat untuk menjawab pertanyaan.

Kasus yang ditimpakan pada Bolsonaro adalah bahwa sang presiden membocorkan sebuah penyelidikan rahasia kepolisian soal peretasan terhadap lembaga pemilihan tertinggi Brazil, Pengadilan Pemilihan Tertinggi (TSE), beberapa bulan sebelum pemilihan presiden berlangsung pada 2018.

Bolsonaro tampil sebagai pemenang pada pilpres tersebut.

Bolsonaro menggunakan informasi itu di akun-akunnya di media sosial untuk berargumentasi bahwa sistem pemilihan elektronik yang dijalankan Brazil ternyata rentan untuk diotak-atik dan dicurangi.

Argumentasi itu ditepis oleh badan-badan pemilihan Brazil.

Saat itu, para pengkritik Bolsonaro mengatakan bahwa Bolsonaro sebenarnya sedang mempersiapkan dasar untuk mempertanyakan hasil pemilihan, kalau-kalau dia kalah di putaran kedua pemilihan presiden.

Baca juga: Setujui vaksin anak, lima orang pejabat Brazil diancam pembunuhan

Baca juga: Menteri Ekonomi Brazil Paulo Guedes sebut konflik politik rusak ekonomi


Sumber: Reuters