Mulai hari ini masyarakat Meranti bisa berobat di RSUD cukup gunakan KTP

id rumah sakit meranti,puskesmas meranti,rsud meranti

Mulai hari ini masyarakat Meranti bisa berobat di RSUD cukup gunakan KTP

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Muhammad Adil saat mengetes perdana pengobatan gratis di RSUD Kepulauan Meranti, Senin (2/8). (ANTARA/Rahmat Santoso)

 Pekanbaru (ANTARA) - Mulai 2 Agustus 2021, masyarakat Kepulauan Meranti bisa berobat di RSUD setempat maupun Puskesmas secara gratis cukup dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hal ini merupakan perwujudan dari tujuh program strategis Bupati dan Wakil Bupati (Adil - Asmar) dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Peresmian pelayanan kesehatan gratis cukup menggunakan KTP langsung dilakukan oleh Bupati Muhammad Adil, dengan mencoba berobat menggunakan KTP-nya di RSUD Kepulauan Meranti, Senin (2/8).

Tampak mendampingi Bupati Adil, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Kamsol, Kadis Kesehatan dr Misri Hasanto, Kadisdukcapil Meranti Ramdan, Plt Kasatpol PP Meranti Piskot Ginting, Kabag Prokopim Rudi MH, Plt Direktur RSUD Meranti Fajar dan jajaran, serta pejabat lainnya.

Setelah mendaftar menggunakan KTP, data pasien diinput oleh petugas pendaftaran sesuai dengan keluhan dan layanan yang ingin didapat. Tak lama berselang kurang lebih satu menit proses pendaftaran selesai dan Bupati langsung dibawa menuju ruang perawatan untuk cek up kesehatan.

Saat cek kesehatan Bupati menilai pelayanan yang dilakukan oleh RSUD Meranti cukup baik ditandai dengan kelengkapan alat dan tenaga dokter yang memadai.

Proses pendaftaran pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Meranti, dikatakan Plt RSUD Kepulauan Meranti Fajar tidak memakan waktu lama cukup 1 menit.

"Tak perlu lama mendaftarnya, karena proses itu didukung oleh aplikasi IT yang udah diterapkan oleh RSUD," ujar Fajar.

Proses pendaftaran cepat ini sesuai dengan keinginan Bupati Adil yang meminta seluruh proses pendaftaran pasien di RSUD maupun Puskesmas harus memanfaatkan IT. Disamping prosesnya cepat, juga dapat menghemat kertas yang selama ini digunakan untuk pemberkasan.

"Kita mau untuk proses pendaftaran pasien sedapat mungkin tidak menggunakan kertas lagi tapi cukup diinput melalui komputer," ucapnya lagi.

Baca juga: Dua desa di Meranti lockdown, Bupati Adil tinjau lokasi pastikan penanganan berjalan dengan baik

Sementara Kadis Kesehatan Meranti dr Misri Hasanto mengaku telah melakukan persiapan jauh hari untuk menyelesaikan tahapan tersebut. Mulai dari menjalin koordinasi dengan BPJS Cabang Dumai hingga seluruh Kepala UPT Puskesmas.

"Bahkan kami telah melakukan simulasi di seluruh puskesmas dengan menjalankan aplikasi berobat cukup dengan input data KTP," jelas Misri.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan MoU dengan Disdukcapil Kepulauan Meranti, agar tidak ada kendala lagi bagi masyarakat yang ingin berobat di RSUD maupun di seluruh UPT Puskesmas se Kepulauan Meranti dengan menggunakan KTP.

Upaya ini juga dilakukan untuk memangkas birokrasi administrasi yang selama ini menggunakan pola SKTM yang dianggap berbelit-belit.

"Jadi sekarang tak perlu repot, berobat di UPT Puskesmas mendaftarnya bisa melalui handphone. Inovasi ini dilakukan untuk menghindari kerumunan dan antre berlebihan saat pandemi COVID-19," kata Misri.

Tak hanya itu, Kadis Kepulauan Meranti itu menuturkan bagi masyarakat yang ingin berobat dalam kondisi gawat darurat, tak perlu membawa apa-apa. Karena UGD yang ada di puskesmas maupun di RSUD akan langsung melayani.

"KTP serta surat rujukannya boleh menyusul kemudian," pungkasnya.

Baca juga: Mimpi buruk honorer Meranti, gaji dikurangi dan akhir tahun diberhentikan

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar