Kabut Hilang Nelayan Rohil Kembali Melaut

id kabut hilang, nelayan rohil, kembali melaut

Pekanbaru, (antarariau) - Para nelayan di pesisir Kabupaten Rokan Hilir, Riau mulai melaut pascakabut tebal yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan menangkap ikan di perairan Selat Malaka.

"Mulai hari ini sudah normal, kabut sudah tipis jadi kami telah dapat melaut kembali," kata kata Jarkasih (43), nelayan di Desa Panipahan Laut, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir dihubungi dari Pekanbaru, Jumat.

Menurut dia, mulai hari Kamis, (30/8) sore bersama nelayan lainnya kembali mencari ikan di perairan Selat Malaka, karena sebelumnya sempat menambatkan perahu di daratan dalam beberapa pekan.

Hal itu terkait kabut tebal masih menghantui para nelayan di Kecamatan Pasir Limau Kapas, sehingga menyebabkan mereka enggan melaut dan saat ini hanya menambatkan perahu menunggu kabut normal.

Selama istirahat, para nelayan memperbaiki jaring dan menambal perahu yang bocor supaya ketika mencari ikan kembali tidak mengalami kendala di tengah laut.

Bahkan para nelayan di Rokan Hilir mengandalkan nafkah dengan melaut di perairan Selat Malaka dan jika musim kabut terpaksa mengurangi kegiatan mencari ikan.

Selain itu, sejak beberapa pekan terakhir ini pendapatan nelayan setempat berkurang sebesar 30 persen dari hari biasa, sehingga kesulitan untuk membeli solar dan keperluan lain selama di laut.

Jarkasih mengatakan, pada hari biasa nelayan masih bisa panen ikan 700 hingga 900 kg.

Namun ketika musim kabut datang nelayan hanya mampu menangkap ikan sepertiganya, bahkan kadang hanya 200 kg.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Rokan Hilir Amrizal di tempat terpisah mengaku prihatin terhadap nasib nelayan ketika musim kabut yang mengakibatkan mereka tidak mampu melaut.

Walau begitu, pihaknya mendapatkan laporan dari staf bahwa kabut di laut sudah mulai normal dan nelayan kembali melakukan aktivitas seperti semula.