Fadjroel Rachman sebut UU Cipta Kerja untuk masa depan Indonesia Maju

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,UU Ciptaker

Fadjroel Rachman sebut UU Cipta Kerja untuk masa depan Indonesia Maju

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman. (ANTARA/Bayu Prasetyo/aa)

Jakarta (ANTARA) - Juru bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan Undang-Undang Cipta Kerja merupakan undang-undang untuk seluruh rakyat Indonesia serta untuk masa depan Indonesia Maju.

"UU Cipta Kerja ini adalah UU untuk seluruh rakyat Indonesia serta untuk masa depan Indonesia Maju," ujar Fadjroel dalam siaran pers di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Jubir: Presiden Joko Widodo menghendaki jajarannya lakukan komunikasi blusukan

Fadjroel mengatakan Presiden secara resmi menandatangani naskah UU Cipta Kerja pada tanggal 2 November 2020 menjadi UU Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Dia mengatakan UU tersebut diundangkan dalam lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2020 Nomor 245.

"Alhamdulillah, terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia dan puji syukur kepada Allah SWT," ujarnya.

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja sehingga resmi menjadi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Dilihat dari laman setneg.go.id, UU No 11 tahun 2020 tersebut ditandatangani pada Senin, 2 November 2020 dengan nomor Lembaran Negara (LN) 245 dan nomor Tambahan Lembar Negara (TLN) 6673.

Total halaman undang-undang tersebut berjumlah 1.187 halaman seperti yang terakhir disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Terdapat total XV bab dalam UU tersebut antara lain peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha; ketenagakerjaan; kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM; kemudahan berusaha; kebijakan fiskal nasional; dukungan riset dan inovasi.

Baca juga: Pengamat: UU Cipta Kerja jadi solusi untuk dongkrak produktivitas pekerja

Baca juga: Ketua MPR minta pemerintah sosialisasikan UU Ciptaker ke semua elemen


Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga