Menkeu Sri Mulyani minta generasi muda bahu membahu berkontribusi bangun bangsa

id Beriya hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara

Menkeu Sri Mulyani minta generasi muda bahu membahu berkontribusi bangun bangsa

Anggota karang taruna Puriala membentangkan bendera merah putih di kaki gunung Ahuawali, Kecamatan Puriala, Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (28/10/2020). Pembentangan bendera merah putih sepanjang 200 meter yang melibatkan sekitar 150 pemuda tersebut untuk memperingati hari Sumpah Pemuda. (ANTARA FOTO/Jojon/hp.)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati minta kepada seluruh generasi muda Indonesia agar bahu membahu dalam berkontribusi membangun bangsa dan negara.

“Dengan langkahmu, jadi lah pemuda yang bahu membahu membangun masa depan bangsa,” katanya di Jakarta, Rabu, dalam akun instagram pribadinya @smindrawati dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun.

Baca juga: Menkeu Sri Mulyani ingin pejabat Kemenkeu bagikan pengalaman lewat buku

Sri Mulyani menuturkan pemuda dari berbagai suku, agama, dan ras mendeklarasikan serta menyatakan kebulatan tekad untuk menjadi satu bangsa, satu bahasa dan tanah air Indonesia tepat 92 tahun lalu.

Menurut dia, hingga hari ini pemuda dan pemudi Indonesia masih memelihara semangat serta tekad yang sama namun dengan bekal dan langkah perjuangan yang berbeda.

Ia mengatakan pemuda dan pemudi Indonesia di era sekarang dapat memanfaatkan perkembangan dan kecanggihan teknologi untuk menggunakan ilmunya dalam memberi ide maupun solusi bagi bangsa.

“Dengan bekal perkembangan dan kecanggihan teknologi gunakan lah ilmumu untuk memberi ide dan solusi,” ujarnya.

Ia pun berpesan kepada generasi muda agar dapat menggunakan berbagai langkah yang dimiliki untuk terus memajukan bangsa Indonesia.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda,” katanya.

Baca juga: Menkeu Sri Mulyani: Total nilai potensi ekspor makanan halal 229 juta dolar AS

Baca juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani sebut insentif perpajakan terealisasi Rp30 triliun


Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar