Ketua MPR dorong pemerintah perbaiki serapan anggaran belanja untuk cegah resesi

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, MPR

Ketua MPR dorong pemerintah perbaiki serapan anggaran belanja untuk cegah resesi

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo (HO-Dok Humas MPR RI)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah memperbaiki proses birokrasi hingga pendataan agar serapan anggaran untuk pemulihan ekonomi berjalan dengan baik sehingga mencegah Indonesia masuk ke dalam jurang resesi.

"Perbaiki proses birokrasi, penyaluran, dan pendataan agar belanja dan serapan anggaran untuk pemulihan ekonomi (yang masih seret) dapat segera diatasi dan mencegah Indonesia masuk ke dalam jurang resesi," kata Bamsoet, dalam pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Ketua MPR Bambang Soesatyo cermati protokol kesehatan di destinasi wisata

Hal tersebut disampaikan Bamsoet menanggapi perekonomian Indonesia triwulan II-2020 yang diproyeksikan minus 4,3 persen yang berpotensi berdampak pada terjadinya resesi.

Bamsoet mendorong pemerintah untuk dapat menyeimbangkan dan menentukan prioritas antara ketepatan dan kecepatan dalam realisasi anggaran, seperti kecepatan dalam pemberian bantuan sosial (bansos) dan juga ketepatan dalam pembiayaan korporasi.

Politikus senior Partai Golkar itu mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam menentukan kebijakan dan pengalokasian anggaran.

Tujuannya, kata Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) itu, agar anggaran untuk pemulihan ekonomi dapat tepat sasaran.

Selain itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI itu juga mendorong pemerintah berupaya semaksimal mungkin agar ekonomi tidak tumbuh negatif, terutama pada triwulan III-2020.

Caranya, kata Bamsoet, dengan terus mendorong stimulus belanja dan secara bertahap membuka akses ekonomi.

Baca juga: Ketua MPR apresiasi Polri yang telah berhasil menangkap Djoko Tjandra

Baca juga: Ketua MPR soroti dampak hoaks COVID-19 kepada tenaga kesehatan


Pewarta: Zuhdiar Laeis