10 tahun tak ada kurban, akhirnya warga Dusun Banio rasakan nikmatnya daging kurban

id act, act riau,global qurban,idul adha

10 tahun tak ada kurban, akhirnya warga Dusun Banio rasakan nikmatnya daging kurban

Bocah-bocah Dusun Banio riang gembira saat menerima bingkisan daging kurban. (ANTARA/HO-ACT)

Pekanbaru (ANTARA) - Pada Ahad (2/8), tim Global Qurban – ACT wilayah Riau menuju Dusun Banio, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, untuk melaksanakan penyembelihan dan pemotongan hewan kurban yang sudah 10 tahun terakhir tidak dilaksanakan di daerah tersebut.

Perjalanan memakan waktu selama 5-6 jam dengan kondisi jalan tanah, terjal dan berliku.

Dusun Baniosendiri dipilih karena lokasinya yang berada di tepian dan tergolong masyarakat prasejahtera. Hal ini sesuai dengan tujuan dari Global Qurban – ACT yang menyasar masyarakat yang jarang bahkan tidak pernah makan daging kurban.

"Kami 10 tahun terakhir di dusun ini tidak ada pemotongan hewan kurban, adapun kampung- kampung lain dekat sini ada, tapi cuma 1-2 ekor kambing. Itu pun tak tiap tahun," ucap Rozali selaku perwakilan dusun.

Baca juga: Semarak Qurban GQ- ACT : Bahagiakan masyarakat tepian negeri di Desa Teluk Lanus

"Terima kasih banyak sudah mau melaksanakan kurban di tempat kami semoga di tahun-tahun selanjutnya banyak orang yang peduli untuk berkurban di tempat kami," tambahnya.

Dusun Banioyang memiliki 109 kepala keluarga ini juga tak memiliki aliran listrik, sehingga hanya mengandalkan tenaga surya.

Perwakilan tim Global Qurban – ACT, Hibban, mengungkapkan perihal masih banyak wilayah-wilayah seperti ini di Riau dan ini membutuhkan perhatian seluruh pihak untuk turut peduli dan berbagi.

Nantinya Global Qurban – ACT tidak hanya akan menyalurkan daging kurban saja melainkan juga melakukan asesmen lokasi untuk membantu masyarakat tempatan.

Baca juga: Global Qurban-ACT Riau bersama Bank Permata Syariah salurkan kurban di Dusun IV Kasang Kulim Kampar

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar