Polres Bengkalis luncurkan program jaga kampung

id Polres Bengkalis,bengkalis

Polres Bengkalis luncurkan program jaga kampung

Polres Bengkalis luncurkan program jaga kampung, salah satunya yang dilakukan penanaman bibit nenas sebanyak 5.000 batang. (ANTARA/HO-Polres)

Bengkalis (ANTARA) - Kepolisian Resor Bengkalis meluncurkan Program Jaga Kampung di Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis, Kamis (9/7).

Sempat diguyur hujan gerimis, secara simbolis Kapolres bersama Plh Bupati dan Forkopimda Bengkalis melakukan penanaman bibit nanas madu di atas lahan sekitar dua hektar.

"Untuk kegiatan hari ini merupakan Program Kampung Tangguh Nusantara Kapolri dijabarkan Kapolda dengan Program Jaga Kampung," ujar Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan.

Memperkenalkan salah satu Program Jaga Kampung adalah di Desa Sungai Alam tersebut Polres Bengkalis bekerja sama dengan masyarakat setempat, terutama yang terdampak COVID-19. Lahan yang sudah dibuka untuk ditanami dengan tanaman pangan seperti nanas seluas dua hektar direncanakan lima hektare akan ditanam sebanyak 5.000 bibit.

"Masyarakat yang akan melaksanakanperawatan terhadap kampung tangguh ini, dengan ketahanan pangan diharapkan bisa menghidupi perekonomian dan bisa mandiri ke depannya. Nah, dari hasil panen nantinya akan dibayarkan zakatnya sebesar 10 persen. Ini sebagai upaya untuk menghidupkan perekonomian masyarakat dan menekan penyalahgunaan narkoba," ungkap AKBP Hendra.

Kemudian, kata Kapolres, dengan program ini masyarakat juga mau menjaga kampungnya, dengan tujuan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) semakin kondusif, masyarakat produktif.

"Untuk setiap kecamatan ada satu desa Program Jaga Kampung ini seperti di Kecamatan Siak Kecil menanam palawija, di Mandau ada pembibitan ikan, di Bukit Batu menanam jahe merah dan cabai," katanya lagi.

Kendala diakui Kapolres, saat membuka lahan juga berkoordinasi dengan Pemda Bengkalis dan menyesuaikan struktur tanah seperti gambut atau bukan, termasuk hama dan harus diperhatikan jangan sampai yang sudah dilaksanakan akan tetapi tidak ada hasilnya tentu merugikan masyarakat yang bekerja.

Kemudian ditambahkan Kapolres, bahwa melaksanakan program ini juga mendukung kearifan lokal seperti budi daya kayu geronggang, polres bekerja sama dengan masyarakat, karena kayu ini juga banyak manfaatnya.

"Diharapkan, melalui budi daya geronggang bisa menggantikan cerocok bangunan sebagai pengganti kayu bakau," tambahnya.

Terhadap program tersebut, Plh. Bupati Bengkalis H Bustami HY menyampaikan terima kasih kepada Polres Bengkalis yang telah menggagas Program Jaga Kampung. Seperti memanfaatkan lahan tidur agar bernilai ekonomis dan membantu masyarakat.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh untuk desa-desa yang lain adanya gerakan menanam ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat melakukan program menanam paling tidak di pekarangan rumah, seperti apotik hidup, tanam serai, kunyit dan lain sebagainya. Ayo menanam!," ajaknya.

Baca juga: Terekam CCTV, pencuri di rumah ibadah diringkus polisi

Baca juga: Bak laga kambing, Mobil Dinas Sekcam Bantan ringsek


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar