Jalan provinsi di Siak rusak parah dan melendut, gubernur disurati

id jalan rusak,jalan riau,kadis PU Siak,berita riau antara,infrastruktur riau,berita riau terbaru

Jalan provinsi di Siak rusak parah dan melendut, gubernur disurati

Kondisi jalan di pangkal jembatan Kuala Gasib Siak yang melendut. (ANTARA/Bayu Agustari Adha)

SIAK, (ANTARA) - Jalan lintas Provinsi Riau penghubung sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Siak dalam keadaan rusak parah dan belum diperbaiki dari Simpang Beringin-Maredan hingga Simpang Buatan Kilometer 11 Koto Gasib.

"Ya jalan itu rusak parah sepanjang tahun, sehingga kami disurati oleh Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Siak agar berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Berdasarkan itu kami kirimkan pula surat ke Pemprov Riau," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman Siak Irving Kahar Arifin, Jumat.

Pantauan di lapangan, ruas jalan dari Simpang Bakal ke Km 11 Koto Gasib memang rusah parah. Lubang menganga di mana, padahal arus lalu lintas cukup padat di jalan itu.

Kondisi terparah terdapat di pangkal jembatan Puing, Koto Gasib yang melendut sehingga permukaan tidak rata. Patahan aspal yang melendut mencapai lebih kurang 40-60 Cm, sehingga sulit dilewati.

Sementara konstruksi jembatan yang melengkung sehingga menghambat luas pandangan pengendara. Pada kondisi ini dianggap sangat membahayakan bagi pengendara.

Irving menguraikan, Satlantas Polres Siak mengirimkan surat ke pihaknya pada 28 Februari 2020. Surat itu ditindaklanjuti dengan melayangkan surat ke Pemprov Riau, pada 23 Maret 2020. Surat nomor: 600/PU Tarukim/III/2020/149 perihal kondisi ruas jalan provinsi di kecamatan Koto Gasib rusak parah.

Ada tiga poin yang disampaikan ke Pemprov Riau yakni pertama bahwa ruas jalan itu merupakan satu-satunya ruas jalan provinsi yang menghubungkan ibukota provinsi Riau Pekanbaru dengan 3 kabupaten lainnya di pesisir Riau. Diantaranya Kabupaten Siak, Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

Kedua, kondisi ruas jalan tersebut mulai dari Simpang Bakal Maredan menuju Simpang Buatan Km11 sangat parah. Yaitu selain bergelombang dan banyak sekali lubang yang menganga, dikhawatirkan akan mengancam keselamatan pengendara yang melintasi jalan tersebut.

Pada poin terakhir pihaknya juga mengatakan karena ruas jalan itu sangat penting, bahkan satu-satunya jalan poros menuju 3 kabupaten serta pelabuhan penumpang pada sisi laut menuju provinsi lainnya. Pihaknya mengharapkan dinas PUPR provinsi Riau segera menangani ruas jalan tersebut.

Baca juga: Masyarakat minta PT TBS perhatikan muatan kendaraan

Baca juga: Sopir kecewa jalan lintas Kuansing - Inhu rusak berat

Baca juga: PUPR Pekanbaru tuntas tambal-sulam jalan rusak 2 Kilometer persegi, ini lokasinya


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar