Palembang mulai musim duku. Pekanbaru kena dampaknya

id Buah, buah duku, musim buah, buah musiman,duku palembang

Palembang mulai musim duku. Pekanbaru kena dampaknya

Buah Duku. (Antara/Feny Selly)

Palembang (ANTARA) - Kota Palembang dalam dua bulan terakhir mengalami musim buah durian kini pada Februari mulai diramaikan dengan buah musiman lainnya, yakni duku yang sudah terkenal seantero Nusantara.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional, dan jalan menuju kawasan permukiman penduduk di Palembang, Minggu, tampak pedagang buah duku dapat dengan mudah ditemui.

Buah musiman itu sekarang ini ramai dijual karena pasokan buah tersebut dari sentra produksi sejumlah daerah Sumatera Selatan beberapa pekan terakhir berlimpah.

Pedagang buah musiman itu menggelar barang dagangannya di lapak kaki lima, trotoar jalan, dan di mobil bak terbuka.

Seorang pedagang buah, Asnaini mengatakan dalam sebulan terakhir sejumlah daerah sedang mengalami panen, setelah buah durian kini mulai panen buah duku yang stoknya berlimpah.

Kondisi pasokan berlimpah, merupakan momentum yang tepat untuk dimanfaatkan berjualan buah musiman itu karena bisa diperoleh dengan harga murah dan menjualnya tidak terlalu sulit karena harga yang ditawarkan kepada pembeli cukup terjangkau.

Dalam kondisi pasokan berlimpah sekarang ini, buah duku bisa dijual dengan harga Rp9.000 hingga Rp15.000 per kilogram tergantung kualitasnya, katanya.

Sementara pedagang buah musiman lainnya, Rahmadi mengatakan selain buah durian dan duku, sekarang ini Kota Palembang sedang banyak pasokan buah rambutan dan cempedak.

Buah rambutan dan cempedak yang meramaikan pasaran buah di kota yang dikenal dengan ikon Jembatan Ampera ini sebagian besar berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), ujar pedagang buah.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar