Kapal bermuatan alat berat alami kecelakaan di perairan Banggai Kepulauan

id Berita hari ini, berita riau antara, berita riau terkini, kecelakaan kapal

Kapal bermuatan alat berat alami kecelakaan di perairan Banggai Kepulauan

Sejumlah tim evakuasi dari Basarnas Palu mengevakuasi kapal LCT Indah Permai yang mengalami kecelakaan di perairan laut Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis dini hari (16/1). (ANTARA/Humas Basarnas Palu)

Palu (ANTARA) - Kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) Muara Indah Permai yang memuat sejumlah alat berat mengalami kecelakaan di perairan laut Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu malam.

"Mengalami kecelakaan patah as propeler pada saat berlayar dari Pulau Salakan, Banggai Kepulauan menuju Kota Luwuk, Kabupaten Banggai. Laporan kami terima hari Kamis dini hari pukul 00.30 WITA. Kejadian patah as propeler Rabu malam pukul 23.50 WITA," kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Basrano di Kantor Basarnas Palu, Kota Palu, Kamis.

Baca juga: Kapal yang tenggelam di Sumenep tanpa manifes. Kok bisa berlayar?

Tidak lama setelah laporan masuk, ia menerangkan belasan tim evakuasi dari Basarnas Palu yang bertugas di sekitar wilayah tersebut langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi kapal berbobot 119 Gross Tonnage (GT) utamanya kru kapal.

Sekitar pukul 02.00 tim evakuasi berhasil menemukan lokasi kapal dan menyelamatkan 8 krunya.

"Data korban sebagai berikut, Oksi Nahkoda, Ahmad Jurais (Mualim-I), Laode Ilamansyah (Masinis-Ii), Haris (Masinis-Iii), Sainuddin (Kmm), Oktavianus Appa (Juru Mudi), Ali Hasyim (Juru Minyak) dan Rendy Novrianto Haerani (Juru Minyak)," ujarnya.

Tim evakuasi, lanjutnya, kini masih mendampingi kapal yang melaju 1 knot per jam itu hingga tiba di pelabuhan tujuan.

" Kapal diperkirakan tiba di pelabuhan tujuan sekitar pukul 19.00 WITA, "tanbahnya.

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kapal tersebut mengalami patas as propeler.

Baca juga: Empat ABK tewas terjebak di bunker Kapal Tongkang di Tanjung Buton

Baca juga: Basarnas: Kapal MT Adinda Meledak di Perairan Riau


Pewarta: Muhammad Arshandi
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar