Gedung Rehabilitasi Satelit BNN Riau bisa tampung 50-60 pecandu narkoba

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara

Gedung Rehabilitasi Satelit BNN Riau bisa tampung 50-60 pecandu narkoba

Masyarakat Riau kini makin mudah mendapatkan pengobatan dan perawatan untuk pulih kembali, karena Gedung Rehabilitasi Satelit, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau segera dibangun pada 2020. (Ramadhani Indah Al Dillah/Frislidia)

Pekanbaru (ANTARA) - Gedung Rehabilitasi Satelit, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau yang segera dibangun pada 2020 itu bisa menampung sebanyak 50-60 pecandu atau pengguna narkoba untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan agar bisa pulih kembali.

"Jika banyak pecandu disembuhkan maka jumlah pemakai barang haram itu bisa berkurang, sedangkan pengguna yang ingin berobat bisa dilakukan di gedung baru ini, karena sebelumnya untuk kondisi yang berat biasanya dirujuk ke Balai Besar Rehabilitasi yang bisa menampung 200-300 pasien seperti di Batam," kata Kepala Bagian Umum BNN Provinsi Riau, Iwan Kurniawan H, di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia, kendati hanya berkapasitas tampung 50-60 pasien namun sarana rehabilitasi satelit di gedung baru itu diharapkan akan menjadi pertama di Indonesia itu sebagai gedung yang berdaya tampung kecil akan tetapi pelayanan dan penanganan diberikan layaknya seperti di Balai Besar, di Batam dan Sumatera Utara.

Ia mengatakan, jika penanganan pasien pecandu narkoba harus dirujuk ke Batam atau ke Sumut, tentunya membutuhkan dana besar padahal kesadaran masyarakat yang terpapar narkoba untuk sembuh dan mengobati dirinya saat ini semakin tinggi.

"Oleh karena itu keberadaan gedung Rehabilitasi Satelit seluas 1.200 m2 lebih itu diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik dan tentunya membutuhkan tambahan tenaga ahli dan medis, agar gedung ini bisa beroperasi dengan baik," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan sejumlah tenaga medis dan spesialis, katanya, akan ditindaklanjuti BNN untuk bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan sejumlah rumah sakit di daerah itu.

Sementara itu, keberadaan gedung BNN --yang dibangun melalui Detailed Engineering Design (DED) berbiaya sebesar Rp1,5 Milyar-- ini juga dilengkapi dengan 5 unit ruang detox yang berfungsi sebagai ruangan isolasi bagi pecandu berat dengan perawatan dan mendapat pelayanan dari tenaga medis.

Gedung Rehabilitasi Satelit seluas 1.200 m2 itu merupakan bagian dari 2,1 hektare luas areal bangunan gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau sedangkan pengerjaan fisik proyek gedung tersebut segera dikerjakan pada 2020.
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar