Milan lanjutkan tren positif saat pukul Bologna

id Liga Italia,AC Milan,Bologna

Milan lanjutkan tren positif saat pukul Bologna

Penyerang AC Milan Krzysztof Piatek (berlutut) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Bologna dalam pertandingan Liga Italia yang dimainkan di Luigi Ferraris, Bologna, Minggu (8/12/2019). (twitter.com/acmilan)

Jakarta (ANTARA) - Tim Merah Hitam AC Milan melanjutkan tren kemenangan memukul Bologna dengan skor 3-2, dalam pertandingan Liga Italia yang dimainkan di Stadion Renato Dall'Ara, Bologna, Senin dini hari WIB.

Raihan tiga poin mendongkrak Rossonerri menduduki peringkat kesepuluh dengan 20 poin, sementara Bologna masih tertahan di peringkat ke-12 dengan 16 poin.

Pertandingan ini menjadi istimewa karena pelatih Bologna Sinisa Mihajlovic dapat kembali menghuni bangku pemain cadangan untuk pertama kalinya sejak menjalani operasi sumsum tulang. Mihajlovic pun kembali berada di area tersebut saat menghadapi pertarungan melawan bekas klub asuhannya, sehingga ia mendapat sambutan standing ovation dari penggemar kedua tim.

Krzysztof Piatek mempertahankan posisinya meski terdapat tekanan dari para penggemar untuk memainkan Rafael Leao sejak awal. Namun Piatek mampu membayar kepercayaan pelatih Stefano Pioli pada menit ke-15, saat ia dijatuhkan Mattia Bani di kotak terlarang yang membuat wasit menunjuk titik putih.

Franck Kessie terlihat ingin mengambil penalti, namun Piatek yang menjadi eksekutor. Ia sukses menaklukkan kiper asal Polandia Lukasz Skorupski untuk mengakhiri puasa gol enam pertandingannya.

Hakan Calhanoglu gagal memaksimalkan peluang dengan melepaskan sepakan melebar dari posisi yang meyakinkan, namun Milan menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-32.

Suso berlari menghindari tekel dan mengirimkan umpan ke kotak penalti untuk dikejar bek kiri Theo Hernandez, yang mampu mematahkan perangkap offside, dan dengan tenang menaklukkan Skorupski dari jarak dekat.

Delapan menit berselang, Theo Hernandez kembali mencatatkan namanya di papan skor. Namun kali ini karena ia mencetak gol ke gawangnya sendiri saat keliru mengantisipasi bola tendangan sudut. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-1 untuk Milan.

Milan merestorasi keunggulan dua gol mereka pada menit ke-46. Memanfaatkan sapuan buruk Takehiro Tomiyasu, Jack Bonaventura mengoptimalkan peluang dan mengirim sepakan kaki kiri menuju sudut gawang dari tepi kotak penalti.

Andreas Skov-Olsen dan Mattias Svanberg membuang peluang bagus bagi Bologna. Namun mereka mampu mengemas satu gol lagi melalui proses yang kontroversial.

Theo Hernandez melanggar Orsolini di kotak penalti. Wasit memutuskan permainan diteruskan, yang memicu kemarahan para pemain Bologna, sebab pelanggaran itu sangat mirip dengan pelanggaran yang membuat Milan mendapat hadiah penalti pada babak pertama.

Setelah melakukan peninjauan VAR, wasit memutuskan bahwa terjadi pelanggaran dan Nicola Sansone sukses mengeksekusi penalti yang diberikan wasit.

Gol Sansone menjadi gol pamungkas di laga tersebut, yang diakhiri dengan kemenangan bagi tim tamu.

Parma kembali ke jalur kemenangan

Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Parma kembali ke jalur kemenangan setelah menang tipis 1-0 di markas Sampdoria, Luigi Ferraris.

Gol semata wayang pada laga tersebut dibukukan oleh gelandang Slovakia Juraj Kucka pada menit ke-21.

Kemenangan tersebut mendongkrak Parma ke peringkat kedelapan dengan 21 poin. Bagi Sampdoria, kekalahan beruntun kedua itu tidak membantu mereka dalam upayanya menjauhi zona degradasi. Il Samp tetap berada di peringkat ke-17 dengan 12 poin.
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar