ANTARA Sumbang Buku Untuk Sekolah Talang Mamak

id antara sumbang, buku untuk, sekolah talang mamak

Pekanbaru, 19/1 (ANTARA) - LKBN ANTARA Biro Riau memberi bantuan buku untuk membantu pendidikan di sekolah marjinal masyarakat adat Talang Mamak, suku asli Provinsi Riau, di Desa Talang Durian Cacar Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Rabu.

"Kami berharap bantuan ini bisa berguna untuk anak-anak Talang Mamak, terutama untuk membantu pendidikan masyarakat adat di Riau yang masih minim perhatian dari pemerintah daerah," kata Kepala Biro ANTARA Riau, Evy R Syamsir.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa 10 kodi atau setara 186 eksemplar buku bacaan dan buku tulis. Kemudian terdapat juga bantuan alat tulis dan sejumlah uang tunai. Bantuan juga berasal dari Ketua KNPI Kabupaten Siak Irfan, dosen Universitas Riau Alvi Furwanti.

Evy mengatakan, pemberian bantuan untuk sekolah marjinal ini diharapkan bisa dilakukan secara rutin, dan sejumlah donatur juga ikut berpartisipasi di dalamnya.

Bangunan sekolah marjinal Talang Mamak sangat memprihatinkan karena hanya berupa papan tulis, rangka bangunan dari kayu berukuran sekira 5x10 meter tanpa dinding dan atap.

Lokasinya juga sulit dijangkau karena melalui jalan tanah yang menjadi kubangan lumpur saat hujan.

Biaya sendiri

Guru satu-satunya di sekolah itu, Tajam, mengatakan lembaga ini ia dirikan dengan biaya sendiri sejak 2007. Sekolah itu adalah institusi pendidikan pertama di daerah Talang Mamak.

"Tapi sudah sebulan ini tidak ada atap karena rusak dan lapuk," katanya.

Meja dan kursi di sekolah itu juga sudah lapuk dan tidak layak pakai. Akibatnya, 20 murid yang ada terpaksa belajar menggunakan tikar yang digelar di tanah.

"Saya mengajar bermodalkan semangat dan pengabdian," katanya.

Menurut Tajam, murid di sekolah itu rata-rata berumur 16-20 tahun. Sekolah biasanya dimulai pada siang hari setelah para siswa selesai berladang.

Tajam mengatakan, sangat berterima kasih atas bantuan buku dan sejumlah kebutuhan sekolah yang diberikan ANTARA.

Menurut dia, tingkat pendidikan Talang Mamak umumnya sangat rendah dan masih kurang perhatian dari pemerintah.

"Talang Mamak bukan suku tertinggal, tapi kami memang seakan ditinggalkan pemerintah," ujarnya.