Tour de Siak 2019 terlaksana, Alfedri ungkapkan terimakasih

id tour de siak,riau,siak,sepeda,balap sepeda,tourdesiak,tour de siak 2019

Tour de Siak 2019 terlaksana, Alfedri ungkapkan terimakasih

Bupati Siak, Alfedri ketika melepas Start Tour de Siak 18-22 September

Siak (ANTARA) - Tour de Siak 2019 telah usai dilaksanakan dan ditutup secara resmi oleh Bupati Siak Alfedri di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II Siak Sri Indrapura, Minggu malam (22/09/19). Sebelumnya sudah dilaksanakan tiga etape sejak Kamis (19/09) lalu.

Sebelum menutup secara resmi, Pemimpin Siak mengucap syukur dan terimakasih atas terlaksananya ajang balap sepeda internasional kali ketujuh tersebut. Bupati Alfedri secara khusus juga memberikan penghormatan dan ucapan terimakasih kepada para pembalap dari 11 tim peserta dari dalam dan luar negeri.
Bupati Siak bersama tiga tim terbaik Tour de Siak 2019


“Apresiasi yang luar biasa kepada riders dan oficial, semangat juang mereka yang mantap dan komitmen untuk mensukseskan Tour de Siak 2019 sampai akhir, menjadi energi kita untuk menyelesaikan iven ini. Saya ajak kita semua untuk memberikan standing applause bagi para riders dari 11 tim peserta dari 16 negara peserta," ajak Alfedri, yang diikuti audiens yang hadir dengan berdiri dan bertepuk tangan sebagai bentuk penghormatan.
Alfedri bersama tiga pebalap Juara Umum Tour de Siak


Tour de Siak kata Alfedri, merupakan iven sport tourism sebagai bentuk investasi dan strategi berpromosi Kabupaten Siak ke negara luar, bukan semata sebagai biaya produksi maupun publikasi. Sebab berkaca dari daerah lain kata dia, membangun pariwisata tanpa iven rasanya hampir mustahil dan akan sangat sulit dilakukan.

Untuk itu ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran panitia baik dari United Cycling Internasional, Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia, dan Race Director serta Commisaire lomba. Kemudian lanjutnya juga kepada lintas Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Siak, Polres Siak, Forkompinda, petugas Marshall maupun swasta, masyarakat dan media massa yang telah berpartisipasi mensukseskan kegiatan.
Alfedri pada acara Fun Bike yang mengawali Tour de Siak 2019 pada 18 September lalu


“Harapan kita dengan melaksanakan Iven Tour de Siak, seiring semakin dikenalnya Siak dengan segala pariwisata dan budayanya, semakin banyak kunjungan ke Siak, sehingga meningkatkan ketahanan serta menggerakkan ekonomi masyarakat kita lewat ekonomi kreatif dan UMKM," jelasnya.
Pebalap Tour de Siak dari 11 tim ketika melalui garis finis pada salah satu etape yang dilombakan


Alfedri juga berharap kedepan atlit balap sepeda lokal dari Kabupaten Siak bermunculan dan bersaing dengan atlit-atlit dari negara luar dalam pelaksanaan Tour de Siak ke depan. Dehingga dampak positif lain yang dirasakan ialah lahirnya atlit balap sepeda berbakat dari iven internasional tersebut.

"Alhamdulillah dalam etape ke IV, riders dari tim Bumi Siak Pusako berhasil menjadi yang pembalap pertama yang mencapai garis finish," serunya.
Bupati Siak, Alfedri ketika acara pemberian hadiah salah satu etape Tour de Siak


Sementara itu Wakil Sekretaris Jendral PB ISSI Iwan Gunawan dalam sambutannya menyebut pelaksanaan iven Tour de Siak merupakan gabungan dari konsep sport dan tourism. Iwan mengaku terkesan selama pelaksanaan iven ini, karena merasakan kekeluargaan dan kekompakan dari seluruh panitia selama betugas mensukseskan Tour de Siak 2019.
11 tim Balap Sepeda Tour de Siak ketika berlomba


"Tour de Siak luar biasa dan perlu dicontoh daerah lain, karena semua potensi benar-benar digerakkan untuk mensukseskan baik dari Pemkab, Forkompinda, maupun masyarakatnya. Saya ucapkan terimakasih atas terlaksananya iven ini dengan baik," kata Iwan
Bupati Siak, Alfedri ketika penutupan ikut bernyanyi bersama penyanyi Rising Star, Fadhil


Tim Balap Sepeda asal Kinan Cycling Team dari Jepang berhasil keluar sebagai menjadi tim terbaik kategori Winner General Team Tour de Siak 2019, disusul Sepahan Cycling Team asal Iran diposisi kedua, dan Trengganu Cycling Team dari malaysia di posisi ketiga.

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar