Tegal kekeringan, ACT bantu belasan ribu liter air bersih

id ACT, ACT Riau, Kekeringan

Proses pemberian air bersih di Tegal. (Dok ACT/19)

Pekanbaru (ANTARA) - Kondisi sebagian wilayah Tegal, Jawa Tengah, saat ini mengalami kekeringan karena tidak mendapat guyuran hujan selama beberapa pekan terakhir, sesuai laporan BMKG.

Merespons kekeringan di itu, Aksi Cepat tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Tegal kemudian mendistribusikan air bersih sebanyak 14 ribu liter air bersih bagi warga di dua dukuh di Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi. Kesulitan air bersih ini sudah terjadi paling tidak dalam satu bulan terakhir.

Marto, selaku Kepala Desa Harjasari mengungkapkan, warganya sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini. Pasalnya, desanya memang sudah menjadi langganan kekeringan tiap kemarau tiba.

Sebanyak 22 desa di lima kecamatan di Tegal terkena dampak kekeringan. Kondisi ini diperkirakan akan semakin meluas seiring mendekati puncak musim kemarau yang diprediksi pada Agustus mendatang.

"Bantuan air ini sangat meringankan warga, terlebih mereka yang tinggal di Dukuh Randu dan Wanasari. Dampak kekeringan sangat menyulitkan warga untuk mendapatkan air. Apalagi masih sangat jarang yang memberi bantuan air seperti ini," ungkap Marto.

Giyanto dari tim ACT Jawa Tengah mengatakan, sejak awal Juli hingga saat ini timnya terus melakukan pemantauan ke berbagai daerah di wilayahnya yang mulai terdampak kekeringan.

ACT Jateng pun telah mengirimkan ribuan liter air ke berbagai titik bagi warga terdampak. "Musim kemarau tahun ini datang lebih cepat, akibatnya banyak warga yang mulai terdampak kekeringan. ACT Jateng sampai saat ini juga terus mendistribusikan air bersih untuk mengurangi dampak kekeringan," jelasnya.

Sebagai lembaga kemanusiaan terdepan dan terbesar di Indonesia, ACT bersama MRI terus bergerak melakukan evakuasi dan mendistribusikan bantuan. Tidak hanya di Tegal, ACT telah mendistribusikan belasan hingga puluhan ribu liter air di lokasi lainnya seperti di Gunungkidul, Tasikmalaya, Semarang, Karangasem, Pamekasan, Sukabumi, Pacitan, dan wilayah yang terdampak bencana kekeringan lainnya.

Hingga saat ini, ACT terus menggalang bantuan dari para donator dan telah mendistribusikannya agar kebutuhan primer para warga terdampak dapat terpenuhi.

Baca juga: ACT salurkan puluhan ribu liter air di wilayah kekeringan Tasikmalaya

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar