Walikota Pekanbaru Prihatinkan Tingginya Tingkat Perceraian PNS

id walikota pekanbaru, prihatinkan tingginya, tingkat perceraian pns

Pekanbaru, 12/10 (ANTARA) - Wali Kota Pekanbaru, Herman Abdullah, di Pekanbaru, Selasa, mengaku prihatin dengan tingginya kasus perceraian yang terjadi antara Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pekanbaru.

Disebutkannya, permohonan perceraian tersebut, banyak berasal dari kalangan guru. Menurutnya, hampir setiap minggu ia disodori surat rekomendasi.

"Dari tahun ke tahun tidak ada perubahan. Tetap saja angka perceraian tersebut tinggi," jelasnya.

Ia mengaku serba salah dalam penandatanganan surat rekomendasi perceraian tersebut. Bahkan terkadang ia mengaku bingung dalam mengambil sikap terkait persoalan ini. Untuk tidak bertindak salah, dirinya sering meminta kepada inspektorat untuk menyelidiki surat rekomendasi itu.

"Saya sangat prihatin dengan banyaknya kasus perceraian. Terutama terjadi di kalangan guru. Seharusnya, guru menjadi panutan, namun sayangnya banyak guru di Pekanbaru yang gagal mempertahankan rumah tangganya," jelas dia.

Disebutkannya, alasan perceraian banyak terjadi dikarenakan faktor ekonomi. Namun pihaknya mengaku tak habis pikir, masalahnya tingkat kesejahteraan guru di Pekanbaru cukup baik, dengan banyaknya tunjangan yang diberikan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Sepanjang tahun ini terdapat ima PNS mengajukan perceraian. Rinciannya, tiga orang sudah ke luar surat cerai dan dua lagi masih dalam proses. Dari lima PNS yang mengajukan cerai ini, tiga orang berprofesi guru.