PKS Riau prediksi peroleh lima kursi untuk DPR RI dan 14 kursi DPRD Riau

id PKS,PKS riau, PKS Pekanbaru

Milad PKS yang ke 21 tahun di DPW PKS Riau (foto Antara riau/Diana S)

Pekanbaru (ANTARA) - Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Riau memprediksi mendapat lima kursi di DPR RI dari daerah pemilihan Riau I dan II, sementara untuk DPRDProvinsiRiau memperoleh 14 kursi pada Pileg 2019 ini.

Hal tersebut didapat dari rekapitulasi internal partai yang menyebutkan PKS di posisi tertinggi di Provinsi Riau, dengan capaian 21 persen suara.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Riau Hendry Munief dalam tasyakuran Miladke-21 PKS, Sabtu, bersyukur atas pencapaian yang signifikan dari suara partai jika dibandingkan Pileg sebelumnya.

"Berdasarkan rekap C1, hari ini kita berada di angka 21 persen dan ini tertinggi di Riau. Alhamdulillah ini wujud kecintaan masyarakat kepada PKS. Kami sangat bersyukur suara PKS naik lima kali lipat dibanding pileg sebelumnya. Namun begitu, rekapitulasi terus berjalan, jadi ini bisa diprediksi terus naik. Kami akan kawal terus perolehan suara kita hingga ke KPU," ujar Hendry Munief.

Dia memprediksi PKS dapat lima kursi DPR RI untuk Dapil Riau I dan II, sementara untuk DPRD Provinsi Riau berpotensi 14 kursi, dan masing-masing dapil kabupaten-kota di prediksi mendapatkan jatah masing-masing dua kursi.

Sementara, jika dibandingkan Pileg lima tahun lalu, PKS hanya mengirimkan satu legislator untuk duduk di DPR RI, dan tiga legislator untuk duduk di DPRD Riau.

"Berdasarkan perhitungan kami, jumlah kursi DPR RI dapil Riau I sebanyak tiga kursi,

DPR dapil Riau II sebanyak dua kursi. Sementara kita hitung untuk DPRD Riau sebanyak 12 dan berpotensi terus meningkat hingga 14 kursi, karena rekapitulasi sedang berjalan," ucapnya.

Perolehan suara kita setiap dapil kabupaten-kota, dapat dua kursi rata-rata. Bengkalis diprediksi empat kursi, angkanya di 30 persen lebih. Ini fenomena yang luar biasa yang patut kita syukuri bersama, ujar Hendry.

Kunci keberhasilan menaikkan perolehan suara partai, sebut dia, tak terlepas program yang ditawarkan kepada masyarakat. Program itu adalah berlaku surat izin mengemudi (SIM) seumur hidup, bebas pajak kendaraan, bebas pajak untuk warga berpenghasilan di bawah Rp8 juta, dan RUU perlindungan ulama dan simbol agama.

Baca juga: PKS: Pidato Prabowo tegaskan siap pimpin Indonesia

Sementara itu, tergabung dalam koalisi pendukung Capres nomor urut 02,Prabowo-Sandi, membuat elektabilitas PKS naik di lumbung suara keduanya.

"Momentum politik dan program, saya rasa keduanya cukup membuat nama PKS semakin besar di masyarakat. Termasuk dukungan UstadzAbdul Somad yang menjadi pertimbangan masyarakat, respon masyarakat sangat positif dan luar biasa akan hal ini,"ucapnya.

Baca juga: SIM seumur hidup dan pajak motor gratis ditawarkan PKS
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar