BBKSDA Riau amankan seekor buaya Sungai Siak

id buaya sungai siak ,bbksda riau,buaya muara,berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara

BBKSDA Riau amankan seekor buaya Sungai Siak

Kondisi buaya muara diikat dan ditutupi kepalanya setelah ditangkap warga dari Sungai Siak, Kota Pekanbaru, Rabu (10/4/2019). (Foto Humas BBKSDA Riau)

Pekanbaru (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau mengamankan seekor buaya yang ditangkap warga di Sungai Siak.

Humas BBKSDA Riau Dian Indriati di Pekanbaru, Jumat, mengatakan buaya tersebut adalah jenis Buaya Muara. Reptil itu awalnya ditangkap oleh masyarakat dari Sungai Siak pada Rabu (10/4) dan diserahkan ke kantor Pemadam Kebakaran Pekanbaru. Call center BBKSDA Riau pada Kamsi sore sekira pukul 17.00 WIB menerima informasi tersebut dari Kasi Rescue Damkar Pekanbaru, Ibas Sembiring.

Baca juga: BKSDA Riau Pasang Peringatan Waspada Buaya Di Tepian Sungai Siak Pekanbaru

"Buayanya jenis buaya muara dengan panjang kurang lebih 1,3 meter dan usia diperkirakan 2,5 tahun dengan kondisi yang masih memerlukan pemulihan," kata Dian.

Ia mengatakan Tim Rescue BBKSDA Riau segera merespon dengan melakukan penjemputan satwa di kantor Damkar Pekanbaru. "Kondisi satwa saat itu masih terikat dan ditutupi kain pada bagian kepalanya," ujarnya.

Buaya tersebut kemudian dibawa ke kandang transit BBKSDA Riau dan segera dilepaskan dari ikatannya serta dilakukan cek kesehatan oleh dokter hewan.

Sehubungan dengan keterbatasan sarana dan prasarana untuk Buaya di kandang transit, maka satwa tersebut sementara dititipkan di Kebun Binatang Kasang Kulim, Kabupaten Kampar. "Penitipan untuk proses pemulihan," ujarnya.

Berdasarkan data BBKSDA Riau, ada empat sungai besar utama di Riau yang jadi tempat buaya biasa muncul, yakni Sungai Rokan, Siak, Kampar dan Indragiri.

Umumnya buaya muara (Crocosylus porosus) dan buaya senyulong (Tomistima sp) yang mendiami sungai-sungai tersebut.

Buaya muara biasanya hidup dan berkembang lebih optimal pada muara-muara sungai dan semakin ke hulu populasinya semakin kecil. Sementara buaya jenis senyulong mendominasi bagian hulu sungai.

Di Sungai Siak adalah buaya senyulong. Cirinya adalah mulutnya panjang dan lebih kecil dari buaya muara. Dia sebenarnya pemakan ikan., ujarnya.

"Sebenarnya buaya sangat jarang sekali secara sengaja menyerang manusia. Kebiasaan manusialah yang kerap memicu serangan buaya. Meski begitu, BBKSDA Riau memasang plang peringatan waspada buaya di tepian Sungai Siak yang jadi lokasi binatang reptil itu sering muncul," katanya.

Baca juga: BBKSDA Riau Relokasi Tiga Buaya Muara

Baca juga: BBKSDA Riau gelar operasi gabungan bersihkan jerat harimau


Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar