Siak rancang event wisata "Thriathlon Sunnah" gabungkan 3 olahraga

id triathlon,sunnah,bupati siak,berita riau siak,pariwisata riau 2019,wisata halal 2019,berita hari ini,berita riau terbaru,berita riau terkini,triathlon

Arsip foto. Berkuda di lokasi wisata dakwah Okura, Kota Pekanbaru (Antarariau)

Siak, Riau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau, tengah merancang event yang dinamakan "Thriatlon Sunnah", yakni kegiatan yang menggabungkan tiga olahraga berkuda, berenang, dan memanah pada 2020 mendatang.

"Thriathlon yang cocok di Siak ini karena merupakan destinasi wisata halal dan sudah peraturan daerahnya yakni Thriatlon Sunnah menggabungkan berkuda, berenang dan memanah. Kita upayakan 2020," kata Bupati Siak, Alfedri, Jumat.

Umumnya thriathlon menggabungkan tiga olahraga yakni bersepeda, berenang, dan marathon. Namun dengan Siak sebagai destinasi wisata halal maka dirancanglah thriathlon sunnah tersebut dengan lokasi di bawah Jembatan Tengku Agung Sultan Latifah.

Baca juga: Serunya Triathlon Sunnah Peringatan HUT ke-59 Korem/031 Wirabima,69 Peserta Ambil Bagian

Nantinya peserta akan berkuda di sekitaran Islamic Center kemudian berenang menyeberang ke Gedung Daerah dan kembali lagi. Kemudian barulah memanah.

Menurut Alfedri ide ini muncul setelah berkomunikasi dengan seorang Anak Siak yang berprestasi di olahraga berkuda. Dia juga sudah sering juga berkompetisi di Malaysia dan berharap iven nantinya bakal mendatangkan juga atlet dari Malaysia serta turis dari Timur Tengah.

"Di Riau ini mungkin yang pertama, di Indonesia atau dunia belum tahu," ungkap Bupati.

Baca juga: Bupati: proses pemugaran Istana Peraduan Siak sesuai prosedur

Sementara itu, salah seorang Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Pekanbaru, Dede Firmansyah membocorkan memang akan ada iven tersebut. Menurutnya olahraga berkuda yang akan dilakukan adalah kelas "endurance".

Dia yang juga Ketua Endurance Pordasi Pekanbaru mengatakan bahwa ini merupakan uji kestabilan berkuda. Tak ada cambuk dalam kelas ini dan detak jantungnya akan dicek dan jika melewati kecepatan tertentu bakal dikualifikasi.

"Di Siak nanti akan Endurance sepanjang 20 kilometer lalu berenang dari Islamic Center ke Gedung Daerah dan kembali lagi lalu memanah. Endurance ini tak tersentuh, di Malaysia ini tiap bulan, jadi nanti pasti mengundang yang dari Malaysia," sebut Dede yang juga pengelola Wisata Dakwah Okura Pekanbaru.

Menurutnya, iven ini belum ada di provinsi lain dan Riau akan menjadi yang pertama. Siak menurutnya dipilih karena dinilai lebih siap dibanding kabupaten/kota lain.

Baca juga: Kenduri Apam didorong masuk Kalender Wisata Halal Siak

Baca juga: (Vidiomakro) - Wisman Pertama di Riau disambut "Air Mata Pengantin"
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar