Atraksi JAT TNI AU di Pekanbaru diselimuti jerebu Karhutla

id jupiter aerobatik tim,JAT,TNI AU,karhutla 2019,karhutla riau,berita riau terbaru,berita riau terkini,berita riau antara,berita JAT 2019,Lanud RSN peka

Arsip foto. Tim Aerobatik Jupiter TNI Angkatan Udara melakukan atraksi saat perayaan HUT ke-72 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin (9/4). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Pekanbaru (ANTARA) - Jupiter Aerobatic Team (JAT) melakukan atraksi akrobatik di langit Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis, yang tengah diselimuti jerebu (asap) dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Tujuh unit pesawat baling-baling JAT jenis KT-1 Wong Bee tersebut masuk ke wilayah udara Kota Pekanbaru pada Kamis siang sekitar pukul 12.00 WIB. Tiga unit jet tempur Hawk 100/200 Skuadron Udara 12 Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (RSN) menyambut kedatangan JAT yang sebelumnya terbang dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang, Sumatera Selatan.

Sejumlah atraksi menarik sempat dipamerkan Letkol (Pnb) Mercelinus dan kawan-kawan. Di antaranya adalah flypast atau terbang melintas secara rendah yang turut dikawal tiga jet tempur Hawk 100/200 di tengah Kota Pekanbaru.

Baca juga: Akibat Jerebu Karhutla pekat, 46 calon penumpang batal terbang di Bandara Dumai

Selain itu, JAT juga sempat unjuk kebolehan dengan terbang melingkar satu dengan lainnya saat melintas di atas Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Pimpinan JAT Letkol (Pnb) Mercelinus mengatakan atraksi yang ditampilkan hari ini merupakan sebagai simbol menyapa masyarakat Kota Pekanbaru.

Dia mengatakan akan kembali menyapa dan atraksi di Pekanbaru usai mengikuti kegiatan Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2019, di Malaysia.

"Tadi hanya `combine` dengan Hawk. Flypast melewati Kantor Gubernur. Intinya kita hanya menyapa warga dengan kedatangan kita, `kulonuwon` begitu. Saat kami pulang dari Langkawi kita akan ke sini lagi," katanya.

Baca juga: Vidio - Ratusan hektare lahan perkebunan warga di Bengkalis ludes akibat Karhutla

Sementara itu, terkait jerebu atau asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru akibat dampak dari Karhutla di sejumlah daerah di Provinsi Riau, dia mengakui visibilitas atau jarak pandang memang sedikit mengganggu. Namun hal tersebut tidak menjadi kendala berarti.

"Memang visibilitas tidak bagus. Akan tetapi dengan pengalaman, latihan dan instrumen yang ada di pesawat kita bisa sampai dengan aman di sini," ujarnya.

Tim JAT akan tampil di even atraksi pesawat internasional yang diselenggarakan di Langkawi, Malaysia, 26-30 Maret 2019. JAT sendiri tercatat telah empat kali mengikuti kegiatan tersebut. JAT bertolak dari Lanud Adi Sucipto, Yogyakarta awal pekan ini, dan singgah ke Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Lanud Sri Mulyono Herlambang dan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Usai dari Pekanbaru, JAT akan kembali melanjutkan penerbangan ke Lanud Soewondo, Medan untuk kemudian berangkat ke Langkawi.

Berikut ini video JATdi Pekanbaru



Di Langkawi, Marcel mengatakan Tim JAT menyiapkan 15 formasi yang akan ditampilkan di negeri Jiran tersebut. Persiapan matang telah dilakukan sejak awal 2019 ini guna menampilkan atraksi terbaik dengan mengedepankan keselamatan para penerbang.

"Persiapan sejak awal tahun, sejak awal Januari sudah latihan. Kita siapkan pesawat dan ground crew sehingga apabila ada permasalahan, apalagi tampil di luar negeri kita bisa antisipasi lebih dini," jelasnya.

Baca juga: 12 Penerbang Tim Aerobatik Jupiter AURI Unjuk Kebolehan di Malaysia

Baca juga: Langit Biru Pekanbaru Dihiasi Penampilan Jupiter Aerobatik Team
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar