KSO Adhi Karya-Adaro pemenang proyek air Dumai

id dumai,spam,dinas pu dumai

KSO Adhi Karya-Adaro pemenang proyek air Dumai

KSO Adhi Karya-Adaro pemenang proyek air Dumai (Antaranews)



Dumai, Riau (Antaranews Riau) - Perusahaan Daerah Air Minum Kota Dumai Tirta Dumai Berseri umumkan kerjasama operasi PT Adhi Karya dan PT Adaro Tirta Mandiri jadi pemenang lelang proyek pembangunan sistem penyediaan air minum Kota Dumai.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kota Dumai Riau Satria mengatakan, KSO Adhi Karya dan Adaro ini ditetapkan sebagai pemenang karena hanya mereka memasukkan dokumen penawaran lelang diadakan Dinas PU Dumai.

"Pemenang lelang diumumkan oleh perusahaan daerah air minum dumai melalui penetapan tentang proyek kerjasama pemerintah dengan badan usaha sistem penyediaan air minum," kata Satria pada pers, Kamis.

Baca juga: PDAM Dumai Target Gaet 4.000 Pelanggan Baru, Ini Tawarannya

Dalam pelaksanaan pelelangan, pemenang ditunjuk berdasarkan penawaran dan melalui berbagai proses, dan pengumuman pelaksana proyek air minum ini dapat juga dilihat pada website resmi Pemkot Dumai.

Proyek SPAM ini dibangun dengan skema kerjasama pemerintah badan usaha (KPBU) dan pembiayaan sepenuhnya berasal dari swasta, dengan total investasi sebesar Rp488,6 miliar.

Skema KPBU ini dilaksanakan selama 25 tahun dengan pelaksana KSO PT Adhi Karya dan PT Adaro Tirta Mandiri, dan akan mampui memproduksi air bersih berkapasitas 450 liter perdetik air minum secara bertahap.

Untuk tahun pertama di 2019 kapasitas 50 liter perdetik, tahun kedua di 2020 menjadi 250 liter perdetik dan di tahun 2022 menjadi 450 liter perdetik, surat izin pengelolaan air dari Dirjen SDA Kementerian PUPR sudah keluar sejak Juli 2018.

"Air minum kota dumai akan mengambil sumber air dari sungai masjid di kelurahan bukit timah, peletakkan batu pertama dilaksanakan April nanti," sebutnya.

Pembangunan SPAM pola KPBU ini gencar dibuat pemerintah mengingat keterbatasan dana APBD, dan agar proses nya berjalan lancar diharap dukungan seluruh lapisan masyarakat Dumai.

Pemerintah menargetkan air minum segera mengalir ke rumah masyarakat, dan melalui pola KPBU ini ditargetkan 20.300 sambungan rumah (SR) hingga Tahun 2024 mendatang.

Baca juga: Sempat Mangkrak, Zul AS Kembali Akan Lanjutkan Proyek Air Bersihnya

Baca juga: Meranti-Singapura Bangun Proyek Air Bersih