Kemenag RI Lakukan Pendataan Terhadap Ormas Islam Di Riau

id kemenag ri, lakukan pendataan, terhadap ormas, islam di riau

Kemenag RI Lakukan Pendataan Terhadap Ormas Islam Di Riau

Pekanbaru (Antarariau.com) - Kasi Lembaga Majelis Taklim Islam dan Kemitraan Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Islam Kemenag RI, Nofiarti, melakukan pendataan dan pengawasan program pemberian bantuan kepada Lembaga dan Ormas Islam di Riau.

"Pengawasan atau monitoring dilakukan untuk memperoleh data akurat sehingga bantuan yang diberikan pada lembaga itu sudah terdaftar sehingga tepat sasaran," kata Nofiarti di Pekanbaru, Selasa.

Menurut dia, jika lembaga atau ormas, majlis taklim itu sudah terdata jelas maka fasilitasi pemberian bantuan bisa dilakukan apalagi lembaga tersebut merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam dakwah.

Ia menyebutkan, pada tahun 2017 telah diberikan bantuan bagi 21 majelis taklim dengan nominal memang belum memadai.

"Diharapkan bantuan tersebut merupakan langkah awal untuk memaksimalkan peran lembaga dan ormas di masyarakat," katanya.

Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, mengatakan melalui pendataan tersebut ormas dan lembaga bisa mendapatkan perhatian yang lebih besar dari pemerintah melalui penyaluran aggaran yang memadai.

"Selama ini sudah ada bantuan untuk lembaga dan ormas, seperti Majelis Taklim, namun jumlahnya belum memadai dan masih sangat terbatas, untuk itu dengan adanya monitoring ini pemerintah bisa melihat langsung tingkat kebutuhan lembaga dan ormas yang telah banyak membantu dalam mensyiarkan Islam," katanya.

Monitoring diperlukan, agar keberadaan lembaga dan ormas akan lebih terarah dan lebih terkontrol, yang juga akan berdampak pada kepengurusannya bisa dievaluasi dalam jangka waktu tertentu. Berikutnya program kerjanya harus jelas.

Peran lembaga dan ormas di Riau, katanya, cukup besar bahkan ada yang mengkhususkan diri, misalnya muhammadiyah yang fokus pada pendidikan, majelis taklim fokus pada pengajian rutin dan lainnya.

"Keberadaan mereka tentu sangat membantu pemerintah, dan dari pemerintah juga hendaknya memberikan perhatian yang lebih agar mereka termotivasi untuk terus mensyiarkan Islam," katanya.