Logo Header Antaranews Riau

Dokter Muda FK UNRI Edukasi Remaja Putri MTS Darul Islam Siak Cegah Stunting

Rabu, 26 November 2025 10:40 WIB
Image Print
Dokter Muda FK UNRI Edukasi Remaja Putri MTS Darul Islam Siak Cegah Stunting (ANTARA/HO-UNRI)

Pekanbaru (ANTARA) - Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah, dokter muda COME Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK UNRI) bekerja sama dengan puskesmas Siak menggelar sosialisasi pentingnya konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri pada acara tersebut sekaligus melantik 6 orang perwakilan kelas yang akan menjadi Kelompok Remaja Putri Peduli Anemia (KERPA).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Madrasah Tsanawiyah Darul Islam Bapak Moh. Saefulloh, S. Pd.I. Dosen Pembimbing FK UNRI dr. Bayu Fajar Pratama, MHPE sebagai Dosen Pembimbing Lapangan, Prof.Dr. Zahtamal SKM, M. Kes sebagai Pembimbing Kedokteran Komunitas dan Dr. dr. Sri Wahyuni, M. Kes, Sp. KKLP (K) sebagai Pembimbing Kedokteran Keluarga.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh pihak puskesmas yaitu kepala puskesmas Siak Bapak H. Zulfikar, SKM, M.Si dan dr. Julia Andriani selaku pembimbing klinis yang mendampingi dokter muda selama 4 minggu di Puskesmas Siak.

Diharapkan setelah kegiatan ini jumlah remaja putri yang mengalami anemia dapat turun dan kepatuhan siswi dalam konsumsi tablet tambah darah akan meningkat karena sudah diberikan pemahaman edukasi mengenai anemia, pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), pola makan bergizi seimbang, serta pengenalan tanda-tanda anemia pada remaja.

Para siswa juga diberikan pelatihan dasar mengenai cara menyampaikan pesan kesehatan kepada teman sebaya, sehingga KERPA dapat berperan aktif dalam kegiatan promotif dan preventif di sekolah.

Untuk kedepannya minum tablet tambah darah bersama akan dilakukan setiap hari Senin, guru pembina akan memberikan tablet tambah darah kepada perwakilan kader setiap kelasnya dan kader KERPA akan memberikan kepada teman-temannya setelah mereka selesai makan MBG, minum tablet tambah darah setelah makan bertujuan untuk mengurangi gejala mual yang mungkin akan ditimbulkan setelah konsumsi tablet tambah darah.

“Remaja, khususnya remaja putri, merupakan kelompok yang sangat rentan mengalami anemia. Dengan adanya KERPA, kami berharap para siswa mampu menjadi pionir dalam pencegahan anemia pada diri sendiri dan teman-temannya,” ujar salah satu dokter muda COME FK UNRI.

“MTS Darul Islam dapat menjadi sekolah percontohan sekolah-sekolah lain sekecamatan Siak, jika program KERPA ini dapat berjalan dengan baik kedepannya “ujar kepala Puskesmas Siak Bapak H. Zulfikar, SKM, M.Si”

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah dan Puskesmas Siak sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menurunkan angka anemia dan mencegah stunting sejak usia remaja.

Keberadaan KERPA diharapkan dapat memperkuat program kesehatan sekolah dan meningkatkan kesadaran remaja putri bahwa konsumsi tablet tambah darah penting sebagai upaya pencegahan awal dari stunting .

Dengan langkah kecil ini, para dokter muda COME FK UNRI berharap dapat membangun generasi remaja yang lebih sehat, berdaya, dan siap menjadi penggerak perubahan di masyarakat.




Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026