Jelang Pilkada Kampar, Tim Saber Pungli Intai Praktek Politik Uang

id jelang pilkada, kampar tim, saber pungli, intai praktek, politik uang

Jelang Pilkada Kampar, Tim Saber Pungli Intai Praktek Politik Uang

Pekanbaru (Antarariau.com) - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Kampar disebar ke sejumlah wilayah untuk mengincar praktek politik uang, sehari menjelang pencoblosan kertas suara pilkada serentak 15 Februari 2015.

"Ini sebagai bentuk kepedulian kita untuk mendukung terwujudnya Pilkada Kampar yang bersih, damai, jujur, adil serta bebas dari praktek politik uang," ucap Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata melalui pesan elektronik diterima di Pekanbaru, Selasa.

Tim Saber Pungli Kampar ini merupakan tim terpadu yang anggotanya terdiri Personil Reserse dan Kriminal dan Intel Polres Kampar, Intel Kodim 0313/KPR dan Yonif 132/ Bimasakti serta dari Jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar. Kasat Reskrim AKP Bambang Dewanto Polres Kampar di sini selaku ketua satuan tugas penegakan hukum.

Kepada masyarakat, kapolres juga mengharapkan kerjasamanya untuk memberikan informasi yang akurat. Ini agar bisa ditindaklanjuti dengan tepat dan cepat berdasarkan hukum dan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku.

Untuk para pasangan calon dan tim sukses diimbau untuk tidak melakukan penyuapan atau pemberian uang maupun barang dengan maksud mempengaruhi pilihan orang saat pemungutan suara. Masyarakat juga diimbau untuk menolaknya bila ada yang memberikan sesuatu barang atau uang terkait pelaksanaan Pilkada Kampar ini.

"Mari bersaing secara sportif," ujar AKBP Edy Sumardi yang dinilai sukses mengamankan Pilkada Kuantan Singingi tahun 2015 saat menjabat sebagai Kapolres di daerah tersebut. Saat itu pilkada berlangsung sengit berujung ke Mahkamah Konstitusi, bahkan masih bergolak ketika lambatnya sidang paripurna oleh DPRD setempat.

Pilkada Kampar diikuti lima paslon yakni Aziz Zainal dan Catur Sugeng yang diusung Nasional Demokrat, Gerakan Indonesia Raya, Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Keadilan Sejahtera.

Kedua yakni M Amin dan M Saleh diusung Partai Demkrat dan Hanura serta ketiga Zulher dan Dasril Affandi yang dicalonkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Amanat Nasional. Sementara dua pasang dari jalur perseorangan yakni Jawahir- Bardansyah dan Rahmat Jefary Juniardo-Khairuddi Siregar.