Panen Raya Polda Riau hasilkan 156,6 ton jagung pipil

id Panen raya Polda Riau

Panen Raya Polda Riau hasilkan 156,6 ton jagung pipil

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal saat memanen jagung pipil di Desa Kualu Nenass, Kampar (ANTARA/dok)

Kampar (ANTARA) - Panen raya tahap pertama yang digelar Polda Riau menghasilkan 156,64 ton jagung pipil yang hasilnya akan langsung didistribusikan ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak dan tepung, Rabu.

Panen yang berlangsung di Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, ini merupakan bagian dari program Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan.

Lahan seluas lebih dari 41 hektare yang semula tidak produktif kini dimanfaatkan untuk menanam jagung.

“Estimasi panen per hektare mencapai empat ton. Total jagung yang kita panen sebanyak 156,64 ton di seluruh jajaran Polda Riau,” sebut Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian penting dalam menjaga stabilitas negara. Selain menanam, Polda Riau juga telah menyiapkan hilirisasi agar hasil panen dapat langsung diolah.

“Kita sudah siapkan hilirisasinya agar tidak ada yang terbuang sia-sia. Ini adalah misi mulia dari Presiden RI Prabowo Subianto, sebagaimana tertuang dalam delapan butir Asta Cita,” lanjutnya.

Pimpinan PT Widya Jaya Grup Fedra Yuniza, menyatakan pihaknya baru pertama kali menerima hasil panen jagung pipil dari Riau dan menyambut baik kerja sama dengan Polda Riau.

“Biasanya kami mengambil jagung dari Gorontalo dan Sumbawa. Ini pertama kalinya dari Riau, dan sangat luar biasa. Kami kekurangan pakan ternak sekitar 400 ton per hari, sehingga seluruh hasil panen jagung dari Riau akan kami serap,” ujarnya.

Fedra juga menegaskan bahwa perusahaannya berkomitmen membeli seluruh hasil panen jagung dari Polda Riau dan para petani di Bumi Lancang Kuning.

“Kami akan membeli jagung dalam jumlah berapa pun dengan harga Rp5.000 per kilogram. Kami pastikan tidak ada hasil panen yang terbengkalai,” tambahnya.