BEM Faperta Unri tolak adanya tukang parkir di sekitar kampus

id Parkir kampus, unri tolak parkir

BEM Faperta Unri tolak adanya tukang parkir di sekitar kampus

Mahasiswa Unri memasang sepanduk terkait penolakan adanya juru parkir yang dinilai justru menambah masalah. (ANTARA/Melsa)

Pekanbaru (ANTARA) - BEM Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Riau (UR) memasang spanduk yang berisi penolakan terkait akan diadakannya jasa parkir di sekitaran Jalan Bina Krida, Jalan Manyar Sakti dan Jalan Balam Sakti.

BEM Faperta serta beberapa mahasiswa dari Nalar mendatangi Ketua RT 03 setempat untuk untuk melakukan diskusi mengenai pengadaan jasa parkir tersebut.

Khariq Anhar selaku Ketua BEM Faperta mengatakan tindakan penolakan tersebut mendapat dukungan dari masyarakat dan pedagang sekitar.

Kata Khariq, dalam diskusi tersebut alasan masyarakat menolak karena pengadaan jasa parkir malah akan menambah masalah bagi perekonomian pedagang yang terbatas.

"Kalo ada parkir nanti gak ada lagi orang yang mau belanja ke warung kecil, orang lebih memilih belanja ke ritel modern, sama aja kan bayar parkir," katanya Jumat (2/11).

Jelas Khariq, masalah utama yang harusnya diselesaikan oleh pemerintah yaitu drainase yang mana sekitaran Jalan Manyar sakti sering terjadi banjir dan banyak memakan korban.

"Bukannya nyari solusi malah nambah masalah," jelasnya.

Selain itu, tidak adanya transparansi mengenai uang parkir dari Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru juga menjadi alasan masyarakat menolak pengadaan parkir.

"Parkir ini tidak jauh dari premanisme yang mengikuti di belakangnya, kadang ada pemalakan juga," ujarnya.

Ia berharap Dishub tidak membuat parkir tersebut karena dapat merugikan banyak pihak seperti pedagang dan mahasiswa.