Tim SAR evakuasi satu korban kecelakaan kapal tenggelam di Lingga

id Berita hari ini, berita riau antara, berita riau terbaru, kapal

Tim SAR evakuasi satu korban kecelakaan kapal tenggelam di Lingga

Tima SAR mengevakuasi jasad korban kecelakaan kapal di Perairan Lingga (ANTARA/HO-Humas Basarnas Tanjungpinang)

Jakarta (ANTARA) - Tim SAR mengevakuasi satu orang korban kecelakaan kapal pompong yang tenggelam akibat dihantam ombak di Perairan Pulau Tengah, Kabupaten Lingga Kepulauan Riau, Selasa (11/7).

Kepala Basarnas Tanjungpinang Slamet Riyadi yang dihubungi dari Batam, Jumat mengatakan, korban atas nama Putra tersebut ditemukan Tim SAR dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh Tim SAR di Perairan Mepar, atau kurang lebih 3,95 mill laut dari lokasi kejadian sekitar pukul 10.05 WIB hari ini, Jumat (14/7)," ujar Slamet.

Ia menyebutkan, setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Encik Mariam Kabupaten Lingga untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

"Dengan ditemukannya korban ini, maka operasi pencarian sudah resmi kami tutup," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan pencarian satu dari tujuh orang korban kecelakaan kapal pompong yang tenggelam akibat dihantam ombak di Perairan Pulau Tengah, Kabupaten Lingga Kepulauan Riau, Selasa (11/7).

Kapolres Lingga AKBP Fadli Agus menjelaskan, kecelakaan kapal pompong yang mengangkut enam orang pemain sepak bola Tim Sungai Harapan FC dan satu tekong itu, awalnya sedang melakukan pelayaran dari Pelabuhan Penarik menuju ke Pelabuhan Penuba untuk mengikuti pertandingan bola sekitar pukul 11.30 WIB.

Lalu dalam perjalanan sekitar 500 meter dari Pelabuhan, bagian depan kapal pompong yang berisi tujuh orang tersebut dihantam ombak cukup besar sehingga masuk ke dalam air laut, para penumpang yang melihat kejadian tersebut langsung terjun ke laut. Sementara, tekong kapal masih berada di bagian belakang kapal memegang kemudi.

"Kapal sempat naik ke permukaan setelah dihantam ombak pertama, tapi setelah itu dihantam lagi sama ombak yang kedua, sehingga membuat tekong dengan kapal tenggelam," katanya.

Kapolres Lingga mengatakan, pada saat kejadian, lima orang penumpang (termasuk tekong) berhasil diselamatkan setelah kapal roro melintas di sekitar lokasi dan segera menghubungi tim SAR.

Baca juga: KM Farida Indah dilaporkan hilang kontak menuju Asmat, SAR lanjutkan pencarian

Baca juga: Tim SAR gabungan masih cari lima awak Cipta Harapan IX yang kecelakaan di Karimunjawa