Bupati Rezita Meylani luncurkan dua aplikasi baru

id Bupati buka acara launching aplikasi IT,Aplikasi simpel, bupati inhu

Bupati Rezita Meylani luncurkan dua aplikasi baru

Bupati buka acara peluncuran aplikasi IT. (ANTARA/Asripilyadi)

Rengat (ANTARA) - Bupati Indragiri HuluRezita Meylani Yopi membuka acara peluncuran aplikasi baru yakni Klinik BUNDA dan SIMPEL di Ruang Auditorium Yopi Arianto Kantor Bupati, Selasa.

Dua aplikasi digital akan bermanfaat untuk membantu mengoptimalkanpelayanan kepada masyarakat. Program ini juga sebagai bentuk mengikuti perkembangan teknologi informasi.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, dua aplikasi terbaru yang dilaunching oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Indragiri Hulu, selain membantu usaha kecil menengah dengan aplikasi Klinik BUNDA-nya juga untuk melayani proses Sistem Monitoring Pemilihan Kepala Desa (SIMPEL) yang mampu menjawab keluhan dan persoalan yang ada.
Bupati buka acara peluncuran aplikasi IT. (ANTARA/Asdipilyadi)


"Aplikasi lengkap berbasis IT tinggal pakai, agar dapat mengoptimalkan pelayanan," katanya.

Selama ini dianggap kerap terjadi masalah dalam proses administrasi terutama jelangPilkades, dan pengembangan UKM akibat minimnya pengetahuan IT sehingga informasi lengkap sulit didapat. Penyebabnya, bisa saja karena jarak yang jauh dari pusat Kota Rengat, bahkan terkendala komunikasi akibat sinyal rendah.

Aplikasi ini justru akan menjawab tantangan itu, jadi melalui program yang baru di-launching akan mempermudah, menghemat waktu dan sangat efektif dalam berbagai kebutuhan.

"Begitu juga dengan aplikasi BUNDA, sangat relevan dengan kondisi saat ini," tegas Bupati.

Banyak hasil kerajinan dan usaha masyarakat yang dikelola oleh anggota Bumdes dalam meningkatkan ekonomi keluarga sehingga solusi terbaik perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Bahkan, perlu perhatian dari semua pihak terkait. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah (Pemda) secara berkelanjutan membantu mensosialisasikan, promosi agar usaha masyarakat semakin maju dan berkembang.

Bupati buka acara peluncuran aplikasi IT. (ANTARA/Asripilyadi)


Selain itu, aplikasi tersebut juga diharapkan ikut membantu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) seluruh anggota, Pengurus Bumdes se Indragiri Hulu. Terutama melalui program yang ditaja oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bahkan, salah satunya, ada rumah promosi di Rengat yang dimanfaatkan dengan baik oleh pemilik usaha sehingga Bumdes semakin maksimal dengan segala usahanya dan bahkan pemilik modal juga dapat membantu.

Aplikasi Klinik BUNDA dan Sistem Monitoring Pemilihan Kepala Desa (SIMPEL) sudah diprogram khusus sehingga sangat membantu masyarakat. Diharapkan dalam aplikasi SIMPEL proses pemilihan kepala desa bisa berjalan dengan baik dan mudah dipantau.

"Dengan perkembangan ilmu dan teknologi, semua pihak akan terbantu," sebutnya.

Dan bahkan, sebagaimana diketahui, dalam acara tersebut, ada 100 peserta yang terdiri dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Seluruh Camat, Ketua Forum Kepala Desa, Ketua Forum Bumdes dan yang berkaitan dengan itu.

Kegiatan juga dihadir Kapolres Indragiri Hulu AKBP Alponso, Ketua Pengadilan Negeri Rengat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Inhu Jawalter.

Usaha Bumdes

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat PMD Misraliati didampingi oleh Kepala Seksi Usaha Ekonomi Desa dan Partisipasi Masyarakat Sri Zuryanimenambahkan Bumdes bisa melakukan berbagai usaha misalnya, pengembangan kapasitas pengurus bersama perguruan tinggi dan berbagai pihak yang berkompeten,

fasilitas kerja sama antara market place dan off taker danpenyesuaian aplikasi digital.

Bupati buka acara peluncuran aplikasi IT. (ANTARA/Asripilyadi)


Bumdessebagai mesin ekonomi rakyat sehingga bisa membantu usaha warga seperti voucher pangan, pengelolaan air bersih dan listrik, distributor pupuk dan bibit bersubsidi serta layanan pelayanan publik.

Begitu juga dengan lembaga keuangan desa dapat bergerak di bidang korporasi simpan pinjam, toko desa, jasa wisata, pabrik es mini, koperasi, jasa angkutan, usaha air minum kemasan.

"Bahkan, ada produk unggulan yakni kue, kerajinan tangan dan produksi sayur sayuran," ujarnya.

Acara dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya yakni Khairudin, mengatakan, Bumdesjuga merupakan wahana konsultasi, ada aplikasi Klinik Bunda atau aplikasi Pojok Klinik untuk menyelesaikan semua masalah.

Narasumber acara

Sebagai narasumber dalam acara launching BUNDA dan SIMPLE, pihak panitia menghadirkan beberapa orang yang kompeten di bidang itu yakni Khairudin dan Saleh Munawan.

Kedua narasumber memiliki kompetensi di bidang masing - masing, intinya untuk membantu memberikan pembekalan dalam penggunaan aplikasi Klinik BUNDA dan SIMPEL.

"Kita berupaya agar ada peningkatan pengelolaan Klinik BUNDA Dan SIMPEL ini," ujarnya.

Dan, Narasumber lainnya Saleh Munawan dari FASKB SPP UEB Inhu menyebutkan, aplikasi digital ini sangat berpotensi membantu pelayanan kepada semua pihak.

Bupati buka acara peluncuran aplikasi IT. (ANTARA/Asripilyadi)


Dalam proses acara, ada kelompok menyanyikan lagi Mars Bumdes yakni dari kelompok Bumdes Usaha Mulya Desa Talang Mulya.

Sebelum usaha launching dilaksanakan, Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi didampingi Forkopimda meninjau sejumlah hasil karya Bumdes yang dipajang depan Auditorium Yopi Arianto.

Hasil yang dipamerkan antara lain makanan khas, kerajinan khas, alat pendukung usaha Bumdes dan sejumlah hasil pertanian.

Bupati selain berdialog dengan pengusaha lokal juga memberikan motivasi agar anggota Bumdes terus meningkatkan usahanya.

Bupati kembali menyambangi anggota Bumdes, selain manfaatkan waktu untuk berdiskusi juga sempat membeli beberapa hasil usaha Bumdes.

"Saya bangga atas usaha keras Bumdes, namun penting terus berinovasi," sebut Bupati.

Jika usaha sudah dikenal luas, berkualitas dan berkelanjutan, maka usaha itu bisa dipatenkan dengan melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan.

Kepala Dinas Kominfo Indragiri Hulu Jawalter menyebutkan aplikasi BUNDA dan SIMPEL sudah dirancang khusus sehingga mudah untuk menggunakannya.

"Karena, saat ini era digital, semua OPD bisa membuat aplikasi khusus," ujarnya.

Jawalter saat berdiskusi. (ANTARA/Asripilyadi)


Aplikasi ini efektif, efisien dan tidak rumit, yang pada intinya dapat membantu pelayanan kepada masyarakat pengguna dengan baik. Pelaku usaha UKM akan lebih mudah mengakses informasi dan juga proses pelayanan Pilkades yang diyakini semakin optimal.

Oleh karena itu, tidak ada alasan, keluhan masyarakat, pelaku usaha untuk tidak lebih optimal dalam mengembangkan potensi yang ada, termasuk pengembangan Bumdes.

Dua aplikasi yakni Klinik BUNDA dan SIMPEL adalah tepat untuk menjawab keluhan dan memenuhi kepentingan masyarakat dan pengguna aplikasi, (Advetorial).

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021