Jumlah pasien COVID-19 dalam kamar perawatan ICU meningkat di Prancis

id Berita hari ini, berita riau terbaru,berita riau antara,corona

Jumlah pasien COVID-19 dalam kamar perawatan ICU meningkat di Prancis

Petugas medis membawa pasien COVID-19 dengan brankar setelah tiba dengan pesawat di Bandara Vannes selama operasi pemindahan dari Lille ke Vannes, Prancis, Rabu (31/3/2021). (ANTARA FOTO/REUTERS/Stephane Mahe/rwa.)

Paris (ANTARA) - Prancis mencatat pada Minggu (25/4) jumlah pasien COVID-19 dalam kamar perawatan intensif rumah sakit (ICU) meningkat.

Peningkatan jumlah pasien COVID-19 itu terjadi ketika Pemerintahan Presiden Emmanuel Macron mengupayakan tanda-tanda diakhirinya gelombang ketiga infeksi di negara Prancis.

Baca juga: Pemerintah Indonesia cegah masuknya semua pejalan dari India

Data kementerian kesehatan menunjukkan ada 145 kematian COVID-19 lebih lanjut di rumah sakit dalam 24 jam terakhir, sementara jumlah pasien dengan virus corona di ICU naik menjadi 5.978 dari 5.958 hari sebelumnya.

Ada juga 24.465 kasus baru COVID-19.

Jumlah kematian akibat virus corona secara keseluruhan di Prancis mencapai 102.858, tertinggi kedelapan di dunia.

Prancis, ekonomi terbesar kedua zona Eropa, memasuki penguncian nasional ketiganya pada akhir Maret setelah menderita lonjakan kematian dan jumlah kasus COVID selama bulan itu.

Macron berharap efek penguncian itu, bersama dengan kampanye vaksinasi yang dipercepat, dapat memungkinkan bisnis dan kegiatan rekreasi tertentu - seperti makan di luar ruangan - dibuka kembali pada pertengahan Mei.

Baca juga: Kuwait tunda penerbangan komersial langsung asal India

Baca juga: 1.656 pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet masih jalani rawat inap

Baca juga: Mulai 25 April, Jepang akan terapkan keadaan darurat untuk Tokyo dan Osaka


Sumber : Reuters

Penerjemah: Azis Kurmala