Presiden Joko Widodo minta pengawasan internal kejaksaan diefektifkan

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,Jokowi

Presiden Joko Widodo minta pengawasan internal kejaksaan diefektifkan

Presiden RI Joko Widodo meminta pengawasan internal kejaksaan diefektifkan agar personel kejaksaan bekerja semakin profesional.ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/am. (ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/am.)

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo meminta pengawasan internal kejaksaan diefektifkan agar personel kejaksaan bekerja semakin profesional.

"Pengawasan internal harus diefektifkan agar SDM kejaksaan bertindak profesional," ujar Presiden dalam acara Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2020, secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Senin.

Baca juga: Presiden Joko Widodo harap BI berperan lebih signifikan gerakkan ekonomi

Presiden menekankan penanganan perkara di kejaksaan harus diarahkan untuk mengoreksi kesalahan dan memperbaiki pelaku, serta untuk memulihkan korban kejahatan.

Presiden juga meminta kapasitas sumber daya manusia kejaksaan yang relevan dengan revolusi industri 4.0 harus diberikan prioritas.

Menurut Presiden, sistem kerja yang transparan dan efisien harus terus diupayakan.

"Cara-cara manual yang lamban, yang rentan korupsi harus ditinggalkan," tegasnya.

Presiden mengapresiasi dan menghargai pengembangan sistem penanganan perkara tindak pidana terpadu berbasis teknologi informasi yang dikembangkan oleh kejaksaan agung.

Terlebih sistem itu telah disinergikan dengan Kemenkopolhukam, kepolisian, dan lembaga pemasyarakatan, serta pengadilan.

Namun Presiden mengingatkan bahwa data-data dan teknologi juga harus terus diperbarui.

Baca juga: Presiden Joko Widodo: perlu reformasi terhadap ekosistem pengiriman pekerja migran

Baca juga: Jokowi minta Mendagri tegur kepala daerah tak beri contoh baik


Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga