Agung Toyota bekali 75 warga Pekanbaru kelola sampah plastik

id Berita hari ini, berita riau antara, berita riau terkini,Agung Toyota

Agung Toyota bekali 75 warga Pekanbaru kelola sampah plastik

Dalam rangkaian program Coorporate Social Responsibility (CSR) Agung Concern, dan dalam menyambut HUTnya yang ke-66 perusahaan outomotif ini membekanli 75 warga Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, untuk bisa mengelola sampah dengan baik melalui program daur ulang (3R). (Frislidia/Antara)

Pekanbaru (ANTARA) - PT Agung Toyota Automall membekali 75 warga Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru untuk mengelola sampah plastik dengan baik, sebagai upaya menekan sampah plastik di daerah itu yang kini juga menjadi permasalahan nasional.

"Permasalahan sampah plastik di Indonesia cukup memprihatinkan dan tercatat negeri ini menjadi nomor dua di dunia setelah China, sehingga permasalahan sampah plastik ini perlu segera diatasi dan sebaiknya memang juga dimulai dari rumah tangga," kata Andik Witjaksono, Perwakilan Manajemen Agung Concern, dalam keterangannya di Pekanbaru, Jumat.

Menurut dia, pembekalan pengelolaan sampah dimulai dari kaum ibu rumah tangga --apalgi Rumbai Pesisir memiliki kawasan pariwisata yang potensial dikembangkan-- ini bekerjasama dengan Greeneration Foundation berkantor Pusat di Bandung, dan Agung Toyota mendukungnya melalui program Corporate Social Responsibilty (CSR) perusahaan.

Ia mengatakan, program peduli lingkungan CSR sudah banyak dilakukan Agung Toyota, namun diharapkan lebih kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, misalnya membantu program pengumpulan sampah melalui bank sampah.

"Jadi untuk segala sesuatu yang dibutuhkan bagi pengadaan bank sampah seperti timbangan ukuran 100 kg dan buku besar pencatatan, tentunya bisa diusulkan ke manajemen Agung Toyota area lokal terkait sedangkan usulan itu tergantung kebutuhan masing-masing daerah Riau yang juga berbeda-beda," katanya.

Andik mengatakan Agung Concern memiliki nilai-nilai perusahaan "Incredible" yaitu integritas, respects, responsibility dan courage dan perwujudan nilai respect itu diantarnya adalah peduli terhadap lingkungan tempat tinggal. Implementasinya untuk tahun ini Agung Concern menjajaki ranah lingkungan, terutama masalah sampah yang sudah menjadi isu nasional.

Perusahaan outomotif ini lahir tahun 1954 dan sudah berumur hampir 66 tahun. Dalam rangka HUt ke-66 ini Agung Concern ingin memilih program CSR yang lebih berdaya guna untuk masyarakat seperti program bijak kelola sampah ini.

"Kedepannya manfaat yang bisa diambil dari kegiatan ini adalah harapannya masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat," katanya.

Menurut Sarah, dari Greeneration Foundation, melalui program ecoranger --dibentuk oleh Greeneration Foundation (GF)-- itu sebagai jawaban untuk menyelesaikan permasalahan sampah di berbagai daerah di Indonesia dengan menerapkan konsep perberdayaan masyarakat lokal untuk mendukung SDGs 2030.

Untuk kegiatan pemberdayaan ini, katanya menyebutkan, juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan Pemerintah, NGo dan tokoh masyarakat.

"Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam penyusunan strategi pengelolaan persampahan dan infrastruktur yang akan mendukung perekonomian masyrakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Dalam pembekalan pengelolaan sampah yang benar itu warga mendapat pengayaan informasi dan tekhnik pengelolaan sampah melalui metode 3R (daur ulang) dari Greeneration Foundation dan dari Direktur Bank Sampah Kota Pekanbaru, Syarifah Hanum dan hingga Desember 2019 sudah terbentuk 7 bank sampah di Kota Pekanbaru.**1**

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar