Berdoa Tour de Siak tanpa asap, Pemkab Siak Salat Istisqa

id salat istiqa, siak minta hujan, bupati minta hujan, tour de siak

Berdoa Tour de Siak tanpa asap, Pemkab Siak Salat Istisqa

Jajaran Pemkab Siak, TNI, Polri, dan masyarakat Siak melaksnakan Salat Istisqo di Lapangan Tugu, depan Istana Siak.(ANTARA/Bayu Agustari Adha)

Siak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Siak menggelar Salat Istisqauntuk minta hujan turun agar kabut asap akibat kebakaran lahan yang terjadi di Provinsi Riau bisa hilang dari udara di wilayah setempat pada Rabu sore.

"Hari ini Salat Istisqaserentak se-Riau, kita di Siak melaksanakan Ba'da Ashar. Nanti Jumat salat Istisqo juga supaya asap tidak ada lagi dan Allah meridhoi turun hujan," kata Bupati Siak, Alfedri,Rabu.

Lebih lanjut, dia mengatakan melalui Salat Istisqo ini juga dalam rangka agar iven Balap Sepeda Tour de Siak juga berlangsung lancar tanpa asap. Pasalnya gelaran tersebut akan digelar satu pekan lagi yakni pada 18-22 September.

Menurut bupati, kabut asap yang ada di Siak merupakan kiriman dari kabupaten lain di Riau maupun provinsi tetangga. Sebab dua atau tiga pekan belakangan ini tidak ada titik api di Siak.

Dalam salat tersebut hadir pemangku kepentingan Pemkab Siak, pimpinan organisasi perangkat daerah, Aparatur Sipil Negara, dan pegawai honorer. Ada juga dari unsur TNI, kepolisian dan masyarakat.

Pada kesempatan ini bertindak sebagai imam adalah ustaz Muchtar Abdul Karim yang merupakan Imam Besar Masjid Islamic Center Siak. Sedangkan yang menjadi Khatib adalah UstazAbdul Ghofur.

Khatib mengatakan arti dari Salat Istisqa adalah sholat sunah yang dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan. Salat ini dilakukan bila terjadi kemarau yang panjang atau karena dibutuhkannya hujan untuk keperluan dan hajatan tertentu.

Adapun tujuan dilaksanakan Salat Istisqa yaitu memohon diturunkan hujan agar cuaca bersih dan sehat kembali serta titik api yang masih hidup dapat padam. Itu karena beberapa waktu yang lalu di daerah Kabupaten Siak secara khusus dan di Riau secara umum telah terjadi kebakaran lahan yang mengakibatkan asap di mana-mana.

"Sudahkan ada kita taubat pada Allah untuk mengampuni dosa yang besar ini. Semoga kita selalu istiqomah mendekatkan kita pada Allah," ujarnya. (adv)

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar