Wabup Kuansing ajak sukseskan Pilkades serentak. 342 calon siap bertarung

id Wabup Kuansing ajak sukseskan Pilkades serentak

Wabup Kuansing ajak sukseskan Pilkades serentak. 342 calon siap bertarung

Wabup Kuansing Halim. (ANTARA/dok)

Kuantan Singingi (ANTARA) - Wakil Bupati Kuantan Singingimengajak dan mengimbau semua pihak untuk ikut mensukseskan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada September 2019 mengingat ada sebanyak 94 desa siap menggelar acara tersebut.

"Saya berharap semua berjalan lancar, sukses," kata Wakil Bupati Kuantan Singingi Halim di Teluk Kuantan, Kamis.

Wakil Bupati Halim optimistis bahwa proses pemilihan akan berjalan lancar karena agenda itu sudah diketahui secara luas. Masyarakat harus memberikan dukungan besar karenaPilkades tahun 2019 merupakan yang ke tiga kali digelar secara serentak di wilayah Kuansing.

Halim menyebutkan, penyelenggaraan pertama yakni tahun 2015 dan kedua 2017. Semua berjalan baik karena semua pihak dapat bekerja sama dan bekerja secara optimal maka 2019 kinerja semua pihak harus lebih maksimal lagi.

Pilkades serentak 2019 diikuti 94 desa se-Kuansing, dengan jumlah calon 342 orang yang ikut bersaing, masyarakat mesti lebih memahami proses demokrasi di desa masing-masing dan tidak boleh berbuat anarkis maupun terprovokasi.

"Semua Calon Kepala Desa (Cakades) yang ikut berkompetisi harus taat aturan," sebutnya.

Kades yang terpilih nantinya bakal memimpin desa dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Untuk itu, dalam proses Pilkades harus jujur, adil dan bersih, pada saat deklarasi dilakukan bersama dan serentak bukan hanya sekedar seremoni, tapi merupakan bagian kerangka membangun tatanan nilai, norma etika dalam proses kehidupan berdemokrasi.

Menurutnya, sesama Calon Kepala Desa (Cakades) dalam Pilkades serentak terjadi persaingan sangat ketat, sehingga berpotensi membuat masyarakat terkotak-kotak di tiap kandidat yang maju. "Semua itu hal yang biasa, kita perlu toleran dan saling menjaga," kata Wakil Bupati.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar