VIDEO- Peserta SMN: Saya mau masuk masuk PNM, bisa kaya nggak?

id SMN Riau, SMN 2019, PT PNM

Direktur Kepatuhan dan Menejemen PT PNM M Q Gunadi sedang berbincang dengan peserta SMN. (Foto Antaranews/Vijay Kantau/19)

Pekanbaru (ANTARA) - Setelah mengunjungi SMAN 13 Pekanbaru dan Universitas Riau, kegiatan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) terakhir pada hari Jumat (16/8) adalah melawat ke PT Permodalan Nasional Madani (persero) merupakan salah satu BUMN yang ikut menyelenggarakan SMN 2019.

Acara itu dibuka dengan tontonan company profile PT PNM, lalu di lakukan serangkaian tanya jawab dan cerita pengalaman dari Direktur Kepatuhan dan MenejemenRisiko PT PNM M Q Gunadi

Dia memberikan sedikit ceritanya di masa lampau untuk memotivasi SMN 2019 dalam menentukan masa depan dan berwirausaha.

"Saya dari kecil tidak pintar, tapi saya selalu melakukan sesuatu sesuai dengan 'passion' saya, tidak ada yang dipaksakan," kata M. Q Gunadi.

M Q Gunadi membuka sesi tanya jawab, namun ada salah satu Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 bertanya "Pak saya mau jadi karyawan PNM tapi bisa kaya enggak?".

"BUMN itu ada untuk mensejahterahkan rakyat, jadi kalau mau kaya harus menjadi pengusaha murni, kalau menjadi karyawan BUMN itu harus punya 'passion' untuk mengabdi, bukan memperkaya diri" , kata M Q Gunadi.

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau disingkat PNM adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang atau bertujuan membantu pengembangan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi.

Maka dari itu PT PNM juga harus ikut membantu dalam pengembangan perajin-perajin ataupun usaha yang baru berkembang dan dibimbing menuju kesuksesannya masing-masing.

SMN di Riau yang berlangsung selama sepekan sejak 13 Agustus 2019 disponsori oleh PT Hutama Karya, PT Perkebunan Nusantara V dan PT PNM.

Baca juga: Direktur PNM motivasi peserta SMN Yogyakarta jadi pengusaha

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar