Ratusan anak ramaikan peringatan Hari Anak Nasional di BRSAMPK Rumbai Pekanbaru

id hari anak nasional 2019,BRSAMPK Rumbai,anak,berita riau antara,berita riau terbaru

Kasubdit Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) Rehabilitasi Sosial Anak (RSA) Kemensos, Cup Santo (dua kiri) dan Kepala BRSAMPKĀ  Sutiono (kiri), meninjau anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai pada peringatan Hari Anak Nasional 2019 di pelataran BRSAMPK Rumbai, Pekanbaru, Kamis (15/8/2019). (Antaranews/FB Anggoro)

Pekanbaru (ANTARA) - Sekitar 213 anak-anak berpartisipasi menunjukan kemampuan mereka untuk meramaikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Balai Rehabilitasi Sosialisasi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Rumbai Pekanbaru, Kamis.

“Anak-anak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini mulai adalah pelajar mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak,” kata Kepala BRSAMPK Sutiono.

Baca juga: RAPP gelar peringatan Hari Anak Nasional 2019

Acara tersebut juga dihadiri oleh ratusan penerima manfaat dan tamu undangan. Ia menjelaskan kegiatan itu bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian, kesadaran dan peran aktif setiap individu, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media dan negara dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas untuk anak.

“Kami memberikan perhatian dan informasi yang seluas-luasnya kepada seluruh anak dan keluarga tentang pentingnya membangun karakter anak melalui peningkatan pengasuhan guna mempercepat penanaman nilai-nilai kebangsaan," katanya.

Ia menjelaskan, HAN diperingati pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya, namun puncak rangkaian kegiatan ditempat itu dilakukan hari ini dan diisi dengan jalan santai, fun games, door prize, perlombaan mewarnai, menggambar dan pembuatan puisi

Sementara itu, Kasubdit Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) Rehabilitasi Sosial Anak (RSA) Kemensos, Cup Santo mengatakan, bahwa peringatan ini tidak sekadar untuk mendatangkan kemeriahan semata.

"Putra-putri kita sejatinya adalah manusia yang sama dengan orang dewasa, memiliki hak asasi yang butuh untuk diakui dan dihargai. Anak berhak mendapatkan pelayanan pendidikan dan pengajaran yang bermutu sesuai potensi, minat dan bakatnya,” ujarnya.

Ia mengatakan setiap anak berhak atas pelayanan kesehatan sesuai fisik dan mentalnya. “Anak pun bebas berpendapat, menerima dan mencari informasi sesuai tumbuh kembangnya didasari dengan nilai kesusilaan dan kepatuhan," kata Cup Santo.

Selain itu ia juga mengingatkan agar orang dewasa berkewajiban memberikan perlindungan pada anak terhadap diskriminasi, eksploitasi ekonomi dan seksual, penelantaran, kekerasan, penganiayaan dan perlakuan salah lainnya.

Baca juga: Pekanbaru sabet tiga penghargaan sebagai Kota Layak Anak

Baca juga: Wakil Bupati Zardewan Membuka Peringatan Hari Anak Nasional


Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar