Sempat ricuh saat laga pembuka Liga 1

id Pss,Liga 1

Aparat TNI-Polri mengamankan pertandingan pembuka Liga 1 antara PSS Sleman dan Arema FC yang sempat diwarnai kericuhan supporter di Stadion Maguwoharjo, Rabu malam. (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)

Yogyakarta (ANTARA) - Laga pembuka Liga 1 yang mempertemukan Tim sepak bola PSS Sleman dan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu malam, sempat dihentikan sementara karena insiden saling lempar botol air mineral antarsupporter.

Pertandingan antara PSS Sleman dengan Arema FC sempat berlangsung mulai pukul 20:30 dan dihentikan sementara pada pukul 21:03 WIB. Selama pertandingan pembuka tersebut masing-masing tim memperoleh skor 1-1.

"Sayang sekali karena di awal (pertandingan) sebenarnya sudah berlangsung cukup bagus," kata Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Kapolda DIY) Irjen Pol Ahmad Dhofiri di Stadion Maguwoharjo.

Padahal, kata Dhofiri, Untuk membangun iklim persahabatan masing-masing tim supporter sempat bertemu pada sore hari. Slemania yang merupakan tim supporter PSS juga menjamu makanan berbuka puasa untuk Aremania.

Dhofiri mengatakan aksi saling lempar antar supporter yang mengganggu jalannya pertandingan dipicu provokasi oknum supporter yang kemudian diikuti anggota supporter lainnya.

Meski demikian, aparat kepolisian yang dibantu prajurit TNI berhasil mendinginkan suasana hingga akhirnya pertandingan kembali dilanjutkan pada pukul 21.50 WIB.

Dhofiri berharap setelah pertandingan pembuka Liga 1 kembali dilanjutkan, masing-masing supporter bisa ikut mendukung kelancaran laga pembuka Liga 1 yang juga dihadiri Bupati Sleman Sri Purnomo.

Dhofiri memastikan untuk menjaga keamanan pertandingan, ribuan aparat kepolisian telah disiagakan dengan dibantu aparat TNI.

"Ini kan pertandingan awal tunjukkan yang baik. Tuan rumah sudah menunjukkan keramahan, tim tamu pun kami harapkan bisa menjadi tim tamu yang baik," kata dia.
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar