Bupati Inhil Kukuhkan Kepengurusan Pejuang Subuh Periode 2017-2019

id bupati inhil, kukuhkan kepengurusan, pejuang subuh, periode 2017-2019

Bupati Inhil Kukuhkan Kepengurusan Pejuang Subuh Periode 2017-2019

Tembilahan (Antarariau.com) - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Riau Muhammad Wardan mengukuhkan kepengurusan Pejuang Subuh periode 2017-2019 di Mesjid Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YAMP), Jumat (9/6).

Pada kegiatan pengukuhan tersebut, Bupati Muhammad Wardan turut didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK, Zulaikha Wardan, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Komunikasi Kabupaten Inhil, M Taher, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Inhil, Muhtar T dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Inhil.

Bupati Kabupaten Inhil, Muhammad Wardan dalam sambutannya mengharapkan, dengan dikukuhkannya kepengurusan pejuang subuh, maka organisasi kemasyarakatan ini dapat lebih eksis lagi di kalangan masyarakar dan dapat lebih giat lagi memperjuangkan dan menumbuhkembangkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT dengan cara menegakkan shalat Subuh berjama'ah.

"Dari namanya saja, kita sudah bisa mengetahui bahwa ini organisasi yang baik, menghimpun umat yang dilakukan oleh para pemuda untuk menegakkan shalat subuh. Berupaya agar umat dapat mencintai mesjid dengan menegakkan shalat subuh berjama'ah," ujar Wardan.

Beberapa waktu lalu, ia mengaku, Dirinya dan sejumlah fungsionaris Pejuang Subuh pernah berdiskusi terkait program kerja yang dicanangkan oleh Pejuang Subuh. Dari hasil diskusi, ia menyimpulkan, pejuang subuh memiliki program-program yang sangat luar biasa dan mulia.

"Disaat banyaknya generasi muda yang terjerumus kepada hal-hal negatif, para pemuda uang tergabung dalam pejuang subuh masih memiliki keinginan yang kuat untuk menjaga keimanan dan ketakwaan dengan jalan menegakkan shalat berjama'ah, terlebih shalat subuh berjama'ah," ujar Wardan yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat Pejuang Subuh.

Untuk itu,ia berharap, program yang dirumuskan oleh para pengurus pejuang subuh tersebut dapat diselaraskan dengan program yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil, yakni shalat subuh berjama'ah yang menurut penuturan Wardan sendiri juga terinspirasi dari kegiatan rutin yang sebelumnya memang sudah dilakukan dan diperjuangkan oleh pejuang subuh.

"Saya sudah membuat surat edaran kepada para Camat, untuk menjalankan program shalat subuh berjama'ah di masing-masing wilayah se-Kabupaten Inhil. Program ini terinspirasi dari rutinitas pejuang subuh yang dilakukan. Pejuang subuh sangat tepat menjadi partner utama kami. Dengan ini kami berharap, antusiasme dalam melaksanakan shalat subuh berjama'ah dapat ditularkan kepada segenap masyarakat Kabupaten Inhil, terutama para generasi muda," ucapnya.

Kedepan, ia berpesan, agar segenap generasi muda yang terhimpun dalam pejuang subuh dapat terus menjaga konsistensinya memperjuangkan dan menegakkan shalat berjama'ah.

"Tetap semangat, hari ini baru dikukuhkan, kedepannya, pejuang subuh diharapkan dapat lebih berkembang mencakup seluruh daerah Kecamatan bahkan mungkin hingga kawasan perdesaan maupum Kelurahan se-Kabupaten Inhil," tuturnya.

Sementara itu, Said Abdul Aziz selaku Ketua Pejuang Subuh Periode 2017-2019 yang diwawancarai usai pengukuhan, mengajak para pemuda Kabupaten Inhil untuk bergabung bersama pejuang subuh guna merealisasikan Visi 'Shalat Subuh Seramai Shalat Jum'at' dari pejuang subuh itu sendiri.

"Selain itu, kami juga akan terus berupaya merealisasikan Visi dari para Mujahid yang melaksanakan shalat subuh selama 40 hari tanpa putus, yaitu Istiqomah Sampai Khusnul Khatimah. Mari bergabung bersama kami, berhijrah bersama kami karena Insya Allah ini niatnya karena Allah Ta ala," ujar Aziz.

Aziz juga mengaku optimis, kedepan, para pemuda Kabupaten Inhil secara perlahan akan berhimpun ke dalam organisasi pejuang subuh untuk bersama-sama menegakkan shalat subuh berjama'ah. Kepada para pengurus pejuang subuh lainnya, Aziz berpesan agar tetap semangat mewujudkan tujuan awal dari pejuang subuh, yakni menegakkan shalat subuh berjamaah.

"Kepada teman-teman pengurus, tetap semangat, Insya Allah, apa yang kita lakukan akan dinilai olrh Allah SWT sebagai amal ibadah buat kita. Jangan berhenti sampai disini karena waktu masih panjang," tambah Aziz. (ADV)

Oleh: Adriah Akil