Sering Padam, Warga Rohil Ancam Demo PLN

id sering padam, warga rohil, ancam demo pln

Sering Padam, Warga Rohil Ancam Demo PLN

Bagansiapiapi, Rohil (Antarariau.com) - Akibat sering terjadinya pemadaman listrik, masyarakat Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau mengancam akan melakukan aksi demonstrasi di kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Dumai Rayon Bagansiapiapi Jalan Pahlawan.

Lia (35), warga Bagansiapiapi penjual Es Batu mengaku kecewa dengan pemadaman yang dilakukan pihak PLN selama tiga kali dalam satu hari.

Bagaimana tidak, dengan kondisi yang pas-pasan ia memenuhi kebutuhan hidup dengan berjualan Es, namun akibat seringnya listrik mati usaha tersebut tidak berfungsi.

"Kalau mati lampu bagaimana mau buat Es, kami ini orang susah jangan dipersulit," katanya kesal.

Hal senada juga dikeluhkan Sudarman (42) yang memiliki usaha warung kopi di Bagansiapiapi mengaku terganggu kerapnya pemadaman yang dilakukan PLN, apalagi usaha yang dijalaninya menyediakan wifi gratis sebagai pelaris.

"Kita kedai kopi pakai wifi biar pada ramai, meski punya mesin genset tapi kalau listrik sering mati pusing juga, masa hampir dua bulan listrik sering padam tak diperbaiki," katanya, Sabtu.

Warga lainnya Anto (35) juga mulai kehilangan sabar akibat ulah PLN yang sering memadamkan listrik sejak dua bulan terakhir.

Bahkan, ia bersama warga lainnya mengancam akan melakukan aksi demonstrasi di Kantor PLN.

"Kami merasa tidak puas terhadap kinerja PLN yang kurang becus, karena akibat pemadaman listrik ini telah membawa kerugian besar bagi masyarakat, apalagi mayoritas penduduk di Bagansiapiapi dan sekitarnya adalah orang-orang susah, lain halnya dengan para PNS dan pejabat lainnya diwilayah Kecamatan Bangko," cetus Anto.

Kepala PLN Rayon Bagansiapiapi Andi Arif saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa khusus di Bagansiapiapi ada dua sistem yang diterapkan, yakni aliran listrik melalui PLTA dan PLTD.

"Kalau PLTA kita memang melakukan pemadaman tiga kali sehari, karena mengalami defisit daya, sedangkan aliran PLTD kemarin baru empat kali dilakukan pemadaman disebabkan mesin rusak," ungkap Andi.

Sejauh ini di kantor PLN sudah diumumkan jadwal pemadaman tersebut khusus aliran PLTA, dimana setiap pemadaman yang dilakukan tidak lebih dari dua jam dalam sehari dengan sistem bergilir.

"Khusus PLTD mesinnya sedang diperbaiki mungkin Jumat depan sudah kembali normal, karena saat ini kita juga masih menunggu teknisi dari Jakarta dan pastinya diusahakan secepatnya," janji Andi Arif. (Adv)

Oleh Dedi Dahmudi