Pekanbaru (ANTARA) - Polresta Pekanbaru menyiapkan 1.500 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa di kantor DPRD Riau, Senin pagi (1/9).
“Besok kita terjunkan 1.500 personel gabungan untuk pengamanan aksi di kantor DPRD Riau,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika saat dikonfirmasi, Minggu.
Ia menjelaskan, pengamanan akan dibarengi rekayasa lalu lintas dengan penutupan ruas Jalan Jenderal Sudirman menuju kantor DPRD Riau.
Polisi juga telah mengeluarkan surat imbauan kepada kantor pemerintahan dan objek vital untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pendidikan untuk memberikan imbauan agar besok mahasiswa melaksanakan kegiatan aksi dengan tertib. Jaga kota Pekanbaru sehingga tetap kondusif,” ujar Kombes Jeki.
Ia menegaskan pengamanan akan dilakukan secara humanis. Namun sesuai perintah Presiden kepada Kapolri dan Panglima TNI, aparat akan mengambil tindakan tegas dan terukur apabila terjadi pelanggaran pidana.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan yang diperkirakan menjadi lokasi aksi unjuk rasa.
"Tetap sampaikan aspirasi dengan keadaan tertib dan kondusif,” tambahnya.